Tuesday, 24 Nov 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Dipolisikan Soal Pembakaran Bendera HTI, Gus Yaqut: Saya Akan Hadapi

Anas Baidowi - 24/10/2018 13:04

Beritacenter.COM - Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa dirinya siap menjalani proses hukum terkait dengan laporan pihak tertentu terkait dengan peristiwa pembakaran bendera HTI yang dilakukan oleh oknum Banser di Garut, Jawa Barat beberapa hari yang lalu.

"Saya dilaporkan santai saja, saya tinggal ngopi saja. Saya ikuti apapun proses hukum yang akan dijalankan, saya akan hadapi," kata pria yang karib disapa Gus Yaqut itu di kantor PP GP Ansor, Jl Kramat Raya Nomor 65A, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2018).

Baca Juga : MUI Ajak Masyarakat Maafkan Pelaku Pembakar Bendera Berkalimat Tauhid

Baginya, pelaporan atas dirinya dalam peristiwa tersebut adalah sah-sah saja. Ia mengatakan bahwa dalam negara demokratis seperti di Indonesia, siapapun dapat melakukan apapun selama masih dalam koridor hukum yang ada.

"Ini kan negara demokrasi, siapapun bebas, mau polisikan saya ya silahkan," tuturnya.

Perlu diketahui bahwa beberapa pihak ada yang melapolisikan kasus pembakaran bendera HTI dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di Garut, Jawa Barat. Salah satunya adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Street Lawyers.

Mereka melaporkan 3 oknum anggota Banser yang melakukan pembakaran bendera termasuk juga kepada Yaqut Cholil Qoumas sebagai Ketum GP Ansor yang juga membawahi Banser NU tersebut.

Baca Juga : Bakar Bendera HTI, GP Ansor Minta Maaf Sudah Bikin Gaduh

"Alasan Yaqut dilaporkan. Dia adalah sebagai ketua yang bertanggungjawab terhadap anggota-anggotanya yang telah melakukan pembakaran," kata salah satu pengacara LBH Steet Lawyers, Sumadi Atmadja di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (23/10).

Bahkan mereka juga mendesak agar UU Nomor 16 tahun 2017 tentang Ormas juga dijeratkan kepada GP Ansor sebagai organisasi kemasyarakatan.

"Saya harap semoga Polisi berani bertindak mengenakan pasal UU Ormas untuk Banser," tutupnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA