Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Rupiah Sedikit Melemah di Level Rp15.197/USD

Fani Fadillah - 24/10/2018 08:57

Beritacenter.COM - Sejak beberapa pekan terakhir nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus berada di atas Rp15.000. Terpantau hingga pagi ini Rupiah kembali melemah pasca Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuannya di level 5,75%. Pada pagi ini, Rupiah mendekati Rp15.200-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (24/10/2018) pukul 08.57 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 5,5 poin atau 0,04% ke level Rp15.197 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp15.185 per USD - Rp15.198 per USD.

Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah melemah 8 poin atau 0,05% menjadi Rp15.193 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp15.175 per USD hingga Rp15.200 per USD.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai tukar Rupiah masih mengalami depresiasi namun dengan volatilitas yang terjaga. Tekanan terhadap Rupiah yang terjadi selama September 2018 berlanjut hingga Oktober 2018.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, pelemahan Rupiah sejalan dengan pergerakan mata uang negara peers. Dalam catatan bank sentral, Rupiah secara rata-rata melemah sebesar 2,07% pada September 2018 dan sedikit melemah pada Oktober 2018.

“Dengan perkembangan ini, maka secara year to date (ytd) sampai dengan 22 Oktober 2018, Rupiah terdepresiasi 10,65%,” katanya di Gedung BI.

Posisi depresiasi Rupiah, kata Mirza, masih lebih rendah dari pelemahan yang terjadi di Brasil, India, Afrika Selatan, dan Turki. Ke depan, Bank Indonesia terus melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar, didukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan.

“Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga volatilitas Rupiah serta kecukupan likuiditas di pasar sehingga tidak menimbulkan risiko terhadap stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” pungkasnya.




Berita Lainnya

Rawannya Lahan Pertanian Beralih Fungsi

23/07/2019 12:52 - Indah Pratiwi

Harapan Grab Indonesia di Pemerintahan Jokowi

17/07/2019 21:30 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA