Wednesday, 14 Nov 2018
Temukan Kami di :
Investasi

Serahkan Laporan Penilaian BMN ke BPK, Menkeu : Aset Indonesia Capai Rp5,7 Triliun

Aisyah Isyana - 22/10/2018 12:27

Beritacenter.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyerahkan laporan penilaian kembali Barang Milik Negara (BMN) tahun 2017-2018 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang nilainya mencapai Rp5.728,49 triliun.

Adapun pemeriksaan penilaian kembali BMN atau aset negara yang dilakukan terutama atas aset tetap diantaranya berupa tanah, gedung dan bangunan, serta juga jalanan, irigasi, jaringan dan aset tetap lainnya yang memiliki nilai signifikan.

Baca juga :

"Menurut Bank Dunia, penggunaan aset dapat meningkatkan pendapatan negara 1,5 persen dari GDP. Barang milik negara yang dikelola maksimal bisa berkontribusi pada pendapatan negara," ujar dia di Gedung BPK RI, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Sri Mulyani mengatakan penilaian terhadap BMN ini juga dilakukan sebelumnya, yakni pada periode 2007-2010. Saat pemerintah melakukan penilaian kembali terhadap BMN tahun 2017-2018, terdapat kenaikan BMN sebesar Rp4.190,3 triliun atau 272,42 persen dari Rp 1.538,18 triliun menjadi Rp 5.728,49 triliun. Jumlah BMN yang dinilai sebanyak 945.460 aset.

"Revaluasi mulai dilakukan pada saat perancangan 29 Agustus 2017 dan selesai dilaksanakan ada 12 Oktober 2018, termasuk objek penilaian kembali di NTB yang terkena dampak gempa," ungkap dia.

Sri Mulyani menambahkan, hasi penilaian kembali ini telah dilaporakan kepada BPK. Adapun langkah selanjutnya, BPK akan melakukan pemeriksaan dan melaporkannya kembali kepada pemerintah.

"Ini sebagai bentuk akuntabilitas, telah kami sampaikan Ketua BPK pada 15 Oktober 2018 untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan revaluasi oleh BPK. Ini sangat penting agar revaluasi nilainya valid, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.




Berita Lainnya

Korea Selatan Sepakat Berinvestasi di Indonesia

12/09/2018 12:15 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA