Tuesday, 20 Aug 2019
Temukan Kami di :

Mantan Komisioner KPK : Pertemuan TGB dan Deputi KPK Tidak Ada Konflik Kepentingan

Indah Pratiwi Budi - 19/10/2018 16:01

Beritacenter.COM -Belum lama ini tersebar isu tentang pertemuan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) dengan Direktur Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigadir Jenderal Polisi Firli, Mei lalu.

Hal tersebut membuat Pakar hukum pidana Indriyanto Seno Adji, angkat bicara tentang. Dia menyakini tidak ada conflict of interest atau konflik kepentingan terkait pertemuan tersebut.

“Dari pengalaman kami, para deputi dipastikan jalankan tugas dan kewenangan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) kelembagaan dengan sepengetahuan Pimpinan,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu diatur dalam Peraturan KPK Nomor 07/2013 tentang Perilaku KPK, khususnya Nilai Integritas. Pada angka 12 dinyatakan intinya bahwa pegawai KPK dilarang mengadakan hubungan langsung maupun tidak langsung dengan tersangka, terdakwa, terpidana atau pihak lain yang ada kaitannya dengan perkara, kecuali dalam rangka pelaksanaan tugas sepengetahuan atasan.

Pasal 36 UU KPK berbasis fungsi dan norma hukum yang hanya mengikat implementasinya dalam konteks projustisia sebagai ranah bidang penindakan, bukan bidang pencegahan.

"Begitupula Firli dan TGB juga tidak ada dalam konteks mengganggu penegakan hukum yang secara substansial akan mendestruksi atau memengaruhi penanganan perkara. Jadi agar Pasal 36 UU KPK tidak dimaknai secara rigid dan ekstensif. Karena itu, Peraturan KPK memberikan solusi pemaknaan, yaitu sepengetahuan atasan," tuturnya.

Menurut dia, dedikasi Firli kepada negara tidak diragukan dalam menjalankan tugasnya. "Jadi saya tidak melihat hal ini sebagai persoalan krisis kepimpinan KPK. Secara organisatoris dan kelembagaan, KPK sngat solid dan eksis," katanya.



Berita Lainnya

Generasi Muda Berani Tolak Radikalisme

17/08/2019 17:36 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA