Wednesday, 14 Nov 2018
Temukan Kami di :
Nasional

Upah Minimum Bakal Naik Jadi 8,03 Persen

Indah Pratiwi - 17/10/2018 08:02

Beritacenter.COM - Pemerintah mengumumkan akan menaikan upah minimum tahun 2019 sebesar 8,03 persen. Persentase kenaikan itu telah memperhitungkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Kebijakan itu berdasar Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8.240/M-Naker/PHI9SK-Upah/X/2018 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018 per tanggal 15 Oktober 2018, Rabu(17/10).

"Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi (pertumbuhan produk domestik bruto) yang akan digunakan untuk menghitung upah minimum tahun 2019 bersumber dari Badan Pusar Statistik Republik IndonesIa (BPS RI)," demikian bunyi SE tersebut yang dikutip, Selasa (16/10/2018).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan dua angka yang akan dijadikan rujukan dalam penetapan UMP 2019. Inflasi nasional mencapai 2,88 persen‎ sementara pertumbuhan ekonomi nasional yang merujuk pada pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 5,15 persen‎.

"Dengan demikian, kenalkan UMP dan/atau UMK Tahun 2019 berdasarkan data Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional yaitu 8,03 persen," kata SE tersebut.

Kisaran UMP 2019 untuk setiap provinsi akan ditetapkan oleh Gubernur propinsi masing-masing selambat-lambatnya pada 1 November 2018. Sementara untuk UMK, ditetapkan oleh Bupati atau Wali Kota selambatnya pada 21 November 2018.




Berita Lainnya

Ulama Tolak Pertemuan Khilafah Dunia di Bogor

13/11/2018 17:33 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA