Wednesday, 23 Oct 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Konglomerat Sebut Idealnya Itu Rupiah Berada di Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per USD

Fani Fadillah - 15/10/2018 15:34

Beritacenter.COM - Dato Sri Tahir yang merupakan salah satu konglomerat di Indonesia baru saja menjual Dolar AS miliknya sebesar USD 93 juta dan USS 55 juta setara Rp 2 triliun lebih.

Tahir berharap dengan tindakannya itu bisa membantu penguatan nilai tukar Rupiah yang belakangan ini mengalami pelemahan.

Baca juga:

Dia menyebutkan, idealnya posisi nilai tukar Rupiah berada di level 14.000 - 15.000. Sementara saat ini Rupiah sudah beberapa hari berada di atas 15.000.

"Rupiah itu (bagusnya) antara 14.000 - 15.000, memang harusnya di sana," kata Tahir saat ditemui usai melakukan penukaran Dolar di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (15/10).

Meski begitu, ia mengatakan bahwa lemahnya nilai tukar Rupiah bukan karena buruknya ekonomi Indonesia, melainkan Dolar AS yang menguat di luar kendali dan tanpa saingan.

"Artinya bukan kita lemah, artinya Dolar jadi kuat, yang lemah bukan hanya kita, China juga dan currencies (mata uang) yang lain juga melemah, tidak ada yang kuat," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dengan menekan impor demi menjaga stabilitas Rupiah di pasaran.

"Pemerintah sudah lakukan beberapa tindakan satu mengurangi impor sifatnya konsusmtif itu harus dikurangi," tutupnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA