Friday, 04 Dec 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Jauh Lampaui Target Medali di Asian Para Games 2018, Indonesia Dulang Emas Dari Cabor-cabor Ini

Lukman Salasi - 15/10/2018 09:31

BeritaCenter.com – Asian Para Games 2018 telah resmi berakhir. Indonesia berhasil melampaui target emas yang dibebankan dengan raihan 37 medali emas, 47 perak dan 51 perunggu. Indonesia menempati peringkat kelima klasemen akhir.

Target yang telah ditetapkan pemerintah sebelumnya, yakni menempati peringkat delapan Asia dengan minimal 16 medali emas. Tak hanya itu, raihan yang diperoleh atlet disabilitas Indonesia di edisi ke-3 Asian Para Games kali ini sekaligus mencatatkan sejarah baru prestasi atlet disablitas Indonesia di level Asia.

Pada Asian Para Games 2010, Indonesia berada di urutan ke-14 klasemen perolehan medali dengan raihan satu medali emas, lima perak dan 5 Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, Tim Merah Putih menduduki peringkat sembilan klasemen perolehan medali dengan usai mengumpulkan sembilan emas, 11 perak dan 18 perunggu.

Pada edisi ketiga yang digelar di Jakarta, Indonesia sebagai tuan rumah, beberapa cabang memberikan kejutan prestasi. Tujuh cabang olahraga (cabor) yang diproyeksikan medali semuanya memenuhi target prestasi yang diharapkan.

Seperti cabor blind chess atau catur buta yang membuat lonjakan prestasi gemilang lewat raihan 11 medali emas dari 24 nomor pertandingan yang digelar. Hasil itu juga membuat Indonesia sebagai tuan rumah menjadi juara umum di cabang catur.

Peningkatan target prestasi juga datang dari cabor atletik yang berhasil memboyong enam medali emas. Padahal, target awal hanya diminta untuk meraih tiga sampai empat medali emas.

Dari cabang tenis meja, Indonesia berhasil meraih empat medali emas. Jumlah itu disebut Senny sudah sesuai dengan target yang diharapkan.

Raihan tiga medali emas dari cabor renang dan satu emas dari tenpin bowling juga sudah masuk bagian dari proyeksi perolehan medali sebelumnya.

Kejutan justru datang dari cabor balap sepeda yang sebelumnya tidak ditargetkan untuk meraih medali emas. M. Fadly Immamuddin yang turun di nomor individual pursuit 4000 meter C4 putra berhasil memboyong emas pertama Indonesia untuk cabang paracycling di Asian Para Games.

Selain itu, lawn balls yang awalnya tidak masuk proyeksi untuk meraih medali emas. Lawn balls justru mampu memboyong lima dari 15 nomor lomba.

Padahal, sekalipun bisa membuat kejutan Senny hanya memprediksi satu medali emas yang datang dari lawn bowls.

Bulutangkis menjadi cabang terakhir yang menyumbangkan tambahan medali emas buat Tim Indonesia di ajang Asian Para Games 2018. Di hari terakhir, bulutangkis meraih tambahan empat medali emas untuk menjadikan Indonesia finis dengan total 37 medali emas.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA