Friday, 19 Oct 2018
Temukan Kami di :
News

Brimob yang Matanya Tertancap Panah Diterbangkan ke Singapura

Fani Fadillah - 11/10/2018 22:15 Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menjenguk Bripka Dolfis

Beritacenter.COM - Anggota Brimob bernama Bripka Dolfis Wambonggo yang matanya terkena panah saat kerusuhan di Oksibil, Papua, diterbangkan ke luar negeri. Dia akan menjalani perawatan lanjutan di Singapura untuk pemulihan lukanya.

“Saya dapat info dia sekarang dikirim ke luar negeri untuk dirawat,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Gedung Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (11/10).

Baca juga:

Setyo mengatakan, Dolfis sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Selagi dia berada di rumah sakit itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat menjenguknya.

Dalam kunjungan Tito, kata Setyo, Dolfis diberi kenaikan pangkat istimewa. Dari Brigpol (Brigadir Polisi) menjadi Bripka (Brigadir Kepala). Pemindahan lokasi perawatan Dolfis juga berdasarkan rekomendasi Tito.

Dolfis merupakan polisi yang menjadi korban saat membubarkan kerusuhan di Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, pada 3 Oktober 2018. Kerusuhan terjadi akibat mosi tidak percaya untuk Bupati Pegunungan Bintang Costan Oktema.

Sedangkan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, AKBP Heri Budiono mengatakan Dolfis harus mendapat penanganan intensif untuk menjalani operasi, lantaran ada fungsi mata yang harus diselamatkan.

“Ada organ pengelihatan yang harus ditangani intensif, agar dapat pulih kembali, meski minim pengelihatannya,” kata Heri pada Sabtu (6/10).

Dolfis yang terkena luka panah pada di bawah pelipis mata kanan saat pengamanan bentrok dua warga yang bertikai, dibawa ke RS Polri Jakarta dengan anak panah yang masih menancap pada bagian matanya. “Kami tak ingin ambil resiko, karena dapat mengganggu saraf matanya. Semoga operasinya cepat ditangani,” ujar Heri.




Berita Lainnya

Gempa 5 SR Guncang Wilayah Kupang

19/10/2018 19:29 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA