Monday, 26 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Grebek Pabrik Miras Malang

Indah Pratiwi Budi - 06/10/2018 17:19

Beritacenter.COM - Satuan Reserse Narkoba Polres Malang, menggerebeg pabrik arak rumahan, tidak tanggung-tanggung guna membuat jernih arak bikinannya, pelaku mencampurkan tawas kedalam minuman keras siap edar.

Pemilik pabrik tersebut adalah Hariono (29) warga Desa Pandansari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. dalam memproduksi arak tersebut, ia memproduksi disebuah rumah Dusun Gelanggang, Desa Slamet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang dan sudah melakukan bisnis kotor tersebut selama 7 bulan ini.

Hariono memproduksi miras rumahan tersebut bekerjasama dengan warga Tuban. Ia juga dipasok bahan-bahannya, dan dirinya tinggal menjalankan dengan cara menyuling dan mengemas untuk siap diedarkan.

Dalam satu bulan, pelaku mampu meraup keuntungan sebesar Rp 6 juta dengan menjual perkardus seharga Rp 250 ribu. Pelaku memasarkannya di Tuban dan sebagiannya di Tumpang.

Pembuatan arak produksi pelaku sendiri, hanya cukup menyediakan air dalam drum yang kemudian dicampur ragi serta didiamkan selama 10 hari.

Sebelum dirinya melakukan penyulingan guna dimasak, hasilnya tersebut dialirkan melalui pipa yang direndam air hingga menimbulkan uap menetes kedalam bak.

Kompol Yhogi Hadisetiawan, Wakapolres Malang, mengatakan, dari hasil penggrebekan, petugas Satresnarkoba Polres Malang juga mengamankan sebanyak 80 dus siap kirim, 1 drum miras siap kemas, 1 drum kecil siap kemas, 14 drum setengah matang, 20 drum siap proses, 16 kilo ragi, 1 sak tawas serta peralatan kemasan lainnya.

Pelaku diganjar dengan pasal 204 ayat 1 kuhp subsider pasal 62 juncto pasal 8 ayat 1 huruf a undang-undang ri nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen sub pasal 140 pasal 142 undang-undang RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, "Ancamannya hingga 15 tahun kurungan penjara," jelas Kompol Yhogi Hadisetiawan.



Berita Lainnya

Gempa Bumi Pangandaran Terasa Hingga Ciamis

25/10/2020 10:32 - Anas Baidowi

Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga

24/10/2020 12:46 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA