Tuesday, 11 Aug 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Busuk...! Ternyata "Ratna Sarumpaet" Tidak Pernah Serahkan Sumbangan Untuk Keluarga Korban Toba

Indah Pratiwi Budi - 05/10/2018 16:09

FOKUS : Ratu Hoaks

Beritacenter.COM - Setelah membuat gempar dan menghebohkan dengan dengan isu penganiayaan yang menimpanya, Ratna Sarumpaet kembali lagi membuat heboh lantaran dia ingin melarikan diri ke negara Chili setelah membuat berita Hoaks dan menimbulkan kebencian.

Ratna Sarumpaet beberapa hari lalu mengaku berbohong kepada Publik telah dianiaya hingga wajahnya lebam, dan ternyata lebam diwajahnya akibat operasi plastik.

Nomor rekening Ratna Sarumpaet untuk transfer bedah plastik yang disebarkan oleh polisi, sama dengan nomor rekening yang dipost Atiqah Hasiholan untuk penggalangan dana korban kapal tenggelam di Danau Toba.

Hal itu mendapat tanggapan dari salah satu orang tua satu dari korban KM Sinar Bangun, Robert Sidauruk, mengatakan Dia pernah mengaku mengetahui kedatangan Ratna Sarumpaet ke Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten Simalungun untuk meninjau korban-korban tenggelamnya KM Sinar Bangun. Namun, selama ini dia tidak pernah mengetahui Ratna membuka rekening peduli Korban KM Sinar Bangun”.

“Kami tidak pernah tahu kalau Ratna Sarumpaet pernah membuka rekening,” ujarnya saat ditemui Tribun di Simanindo, Kabupaten Samosir.

Baca Juga :

Nomer Rekening BCA 2721360727 pernah dibuka dan dijadikan menampung bantuan amal untuk ditujukan kepada keluarga korban tenggalamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba.

Melalui putrinya Atiqa Hasiholan, Ratna dan pada 29 Juni 2019 menghimpun dana mereka menganjurkan agar sumbangan ditransfer selambat-lambatnya pukul 12.00 WIB besok harinya. Namun, uang dari rekening tersebut dipakai untuk membiayai operasi Ratna.

Robert Sidauruk, ayah Jaya Sidauruk (25) korban tenggelam Kecelakaan yang masih hilang hingga hari ini mengatakan tidak mengetahui apakah ada bantuan dari Ratna Sarumpaet. Sepengetahuannya, bantuan Ratna tidak pernah sampai kepada keluarga-keluarga korban di Pulau Samosir, termasuk dirinya.

Menanggapi Ratna menggunakan rekening yang sama dalam proses biaya operasi,tentu Robert merasa terpukul. Kata Robert, selaku ayah kandung keluarga korban dia tidak mempersoalkan jumlah besaran dana. Melainkan,menilai Ratna memperdalam luka di atas duka para keluarga korban tenggelamnya Km Sinar Bangun, termsuk dirinya.

“Menurut kami, ini Ratna terlalu tega dan sudah pelecehan kepada kami para keluarga Korban KM Sinar Bangun. Kami tidak melihat jumlah besaran angka, tapi jangan duka kami dijual,” ujar Robert kesal.

Kepala Desa Simanindo ini juga berharap, Kepolisian dapat memproses kasus tersebut dengan bijak. Apalagi, keluarga korban masih dilanda duka berkepanjangan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA