Sunday, 29 Mar 2020
Temukan Kami di :
Politik

Minta Kampanye di Wilayah Bencana Dihentikan, SBY Dinilai Sebagai Contoh Oposisi Baik

Fani Fadillah - 01/10/2018 14:13 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Beritacenter.COM - Permintaan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar dihentikannya proses kampanye di wilayah terdampak bencana menuai pujian dari Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni. SBY dinilai sebagai contoh oposisi yang baik.

Baca juga:

"Kami mengapresiasi pernyataan SBY. Ini contoh oposisi yang baik, dimana tidak hanya asbun asal bicara dan tidak hanya menyalahkan pemerintah tanpa data," ucap Raja Juli di Posko Cemara, Jakarta, Senin (1/9/2018).

Ia juga menganggap bahwa ini adalah momen tepat untuk menghentikan politik sejenak meski telah masuk masa kampanye.

"Bersama-sama mencari kebajikan, tolong-menolong kepada korban saudara kita di Palu dan Donggala," ungkap Raja Juli.

Dia mengingatkan, pujian SBY kepada Jokowi yang cepat dan tanggap untuk mengatasi masalah bencana, dipandangnya bahwa Jokowi memang memikirkan rakyat.

"Pak Jokowi, siang, malam, (terus) memikirkan rakyatnya," pungkasnya.

Sebelumnya, SBY menyarankan agar untuk sementara waktu paling tidak untuk Sulawesi Tengah, Palu, Donggala, dan sekitarnya itu kegiatan kampanye pemilu dihentikan. Dia bercerita, menghentikan sementara kegiatan kampanye pernah dilakukan pada Pilpres tahun 2009 dulu. Kala itu, dirinya sebagai capres dan Jusuf Kalla cawapres dijadwalkan melakukan kampanye.

Selain menghentikan kampanye, SBY menyatakan juga pernah menyerukan genjatan senjata saat tsunami dan gempa bumi menghantam Aceh dan Nias. Saat itu di Aceh masih dalam situasi operasi militer.

Dia melanjutkan, bersama-sama mengatasi keadaan, menyelamatkan para korban yang masih diselamatkan sambil segera melakukan tanggap darurat.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA