Monday, 19 Aug 2019
Temukan Kami di :
News

Amankan Pemilu 2019, Kapolda Metro Antisipasi Terorisme, Hoax, Hingga Kampanye Hitam

Aisyah Isyana - 24/09/2018 13:10

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian siap melakukan pengamanan jalannya Pemilu 2019 mendatang. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan, pihaknya akan mengantisipasi segala persoalan yang berpotensi mengganggu pemilu, seperti terorisme dan penyebaran hoax.

"Kalau persiapan kita untuk pengerahan pasukan, sudah kita lakukan pelibatan personel juga sudah. Yang paling kita antisipasi adalah pertama menyangkut masalah terorisme," kata Idham di Mapolda Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (24/9/2018).

"Kedua masalah kejahatan-kejahatan yang bisa mengganggu situasi kamtibmas di Jakarta. Ketiga, karena sudah masuk masa kampanye, yang kita antisipasi kampanye hitam, hoax yang bisa membuat situasi masyarakat jadi terpecah," jelasnya.

Mabes Polri, jelas Idham, sudah membentuk tim khusus guna mengantisipasi penyebaran hoax jelang Pemilu 2019. Pihak Polda Metro Jaya juga akan terlibat dalam tim tersebut guna melakukan pendeteksian dini terhadap medsos yang mengarah kepada hoax.

"Namun secara komprehensif Mabes Polri sudah membentuk yang namanya Satgas Nusantara. Kita juga bagian dari Satgas Nusantara. Untuk melakukan deteksi dini terhadap medsos yang mengarah kepada hoax maupun kampanye hitam," ujarnya.

Idham mengatakan, pengamanan Pemilu 2019 akan melibatkan 16 ribu personel. Tak hanya Polri, pengamanan juga akan melibatkan anggota TNI dan instansi lainnya.

"2/3 dari kekuatan kita (pengamanan). Kurang lebih Polda Metro Jaya itu 16 ribuan bersama dengan teman-teman TNI. Itu juga tentu kita melihat situasi kalau nanti kekurangan kita lapor ke Mabes Polri. Mungkin nanti kita back up oleh pasukan cadangan dari Mabes Polri," tuturnya.

Bicara soal pengamanan Pemilu 2019 di Jakarta, Idham optimis penyelenggaraan Pesta Demokrasi ini akan berjalan lancar. Terlebih, untuk wilayah Jakarta sendiri pihaknya sudah mempunyai catatan baik terkait pengaman pemilu Pilkada 2017.

"Bagaimana bisa kita bisa mengelola dengan stakeholder yang lain dari jajaran Kodam Jaya, pemerintah daerah DKI, libmas dan seluruh stakholder yang lain bisa berjalan dengan aman dan tertib serta lancar. Pesta demokrasi yang kita lakukan ini... Pengamanan yang kia lakukan, toh sebenarnya sudah bisa kita lakukan waktu Pilkada DKI alhamdulillah aman dan terkendali," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA