Friday, 16 Nov 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Presiden Prancis Berterus Terang Apa yang Dilakukan Negaranya kepada Pejuang Kemerdekaan Aljazair

Presiden Prancis Emmanuel Macron menuturkan pengakuan tersebut pada Kamis (13/09/2018) kemarin. Macron juga mengatakan jika Maurice Audin yang merupakan salah seorang aktivis komunis pro-kemerdekaan hilang di tahun 1957 silam.

Sari Intan Putri - 14/09/2018 16:38

Beritacenter.COM - Prancis akhirnya mengaku akan bertanggung jawab karena telah melakukan penyiksaan terhadap para pejuang kemerdekaan Aljazair pada pertengahan 1950-an.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menuturkan pengakuan tersebut pada Kamis (13/09/2018) kemarin. Macron juga mengatakan jika Maurice Audin yang merupakan salah seorang aktivis komunis pro-kemerdekaan hilang di tahun 1957 silam.

"Dia tewas setelah mendapatkan siksaan saat Aljazair masih menjadi bagian dari Prancis," ucap Presiden Prancis.

Macron yang melakukan kunjungan ke janda Audin pada Kamis itu juga akan menyiapkan sebuah kebijakan untuk membuka arsip mengenai warga sipil dan militer baik warga Prancis maupun Aljazair.

Selama perang kemerdekaan pada 1954-62, lebih dari 1,5 juta warga Aljazair tewas setelah mereka berhadapan dengan pasukan Prancis. Aljazair adalah sebuah negara di bawah koloni Prancis selama 130 tahun.

"Satu hal yang ingin saya sampaikan yaitu mengakui kebenaran," kata Macron.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA