Saturday, 22 Sep 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Teroris ISIS dan Al-Qaeda Dapat Dukungan AS di Suriah

Indah Pratiwi - 14/09/2018 14:18

Beritacenter.COM - Rencana pertumpahan darah yang terus dilanjutkan oleh Amerika Serikat(AS) usai kesepakatan damai tercapai di Suriah membuat Rusia semakin geram lantaran para teroris ISIS dan Al Qaeda mendapat suplai senjata dan dukungan dari pihak AS bersama sekutu.

Dilansir Russia Today, Menteri Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan bahwa AS telah terbukti dan jelas kehadiran militernya di Suriah justru memperparah keadaan dan diduga sedang menyiapkan babak baru agresi terhadap negara-negara kawasan Arab.

BACA JUGA

"Kami melihat tindakan Washington sebagai upaya untuk secara sengaja memperpanjang konflik bersenjata dan pertumpahan darah di Suriah dengan menyelamatkan para teroris yang terkait dengan Al-Qaeda dari kekalahan terakhir," kata diplomat itu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (14/9/2018).

AS terus berupaya untuk membangun koalisi yang mencolok demi kepentingan pihak Barat. Koalisi itu menggunakan solusi dengan cara militer yang kini sering terjadi di atas dunia.

Sementara, AS kini telah mempersiapkan pasukan baru di wilayah tersebut. USS Bulkeley akan menjadi kekuatan tambahan. Alutsista itu akan memasuki Laut Tengah melalui Selat Gibraltar yang kedatangannya membawa 200 rudal jelajah Tomahawk.

Beberapa waktu belakangan ini, Rusia telah berupaya menghalangi pasukan AS untuk tiba di kawasan dengan melakukan latihan militer di lepas pantai Suriah dengan menghadirkan kapal perang yang dianggap sebagai penghalang AS bersama sekutu.

 




Berita Lainnya

Presiden Vietnam Meninggal Dunia

21/09/2018 18:15 - Indah Pratiwi

Inggris dan Irlandia Diterjang Badai Ali

20/09/2018 15:44 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA