Monday, 22 Jul 2019
Temukan Kami di :
News

Tagar 2019PrabowoPresiden Tak Terdaftar di Kemenkum HAM, Notaris Pakai Siasat Nakal

Anas Baidowi - 10/09/2018 09:22

Beritacente.COM - Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan tagar 2019 Prabowo Presiden beredar di masyarakat. Namun Menkum HAM Yasonna Laoly membantah, bahwa surat tersebut tudak terdafta di Kemenkum HAM.

"Tentang #2019PrabowoPresiden yang beredar di masyarakat akhir-akhir ini yang dinyatakan telah terdaftar di Ditjend AHU Kemenkumham. Perlu kami tegaskan bahwa #2019PrabowoPresiden tidak benar terdaftar di Kemenkumham," ujar Yasonna dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/9/2018).

Dia juga menegaskan, kalau pihaknya tidak pernah mengesahkan berdirinya perkumpulan yang menggunakan nama dukungan kepada bakal capres Prabowo Subianto. Dia juga menyebut, surat tersebut sebagai bentuk penyiasatan.

"Itu penyiasatan. Saya mengatakan itu penyiasatan," tuturnya.

Yasona menjelaskan, surat tersebut disebut penyiasatan karena sesuai aturan, perkumpulan itu akan ditolak sistem dari Kemenkum HAM.

"Saya mengatakan itu penyiasatan, sebab menurut pasal 59 ayat 1 U.U. Nomor 16 tahun 2017 tentg Penetapan Atas Perppu Nomor 2 Tahun 2017 disebut dengan tegas melarang nama instansi Pemerintah digunakan sebagai nama perkumpulan. Jadi dalam sistEm AHU on line di Kemenkum HAM kalau ada yang memohon nama perkumpulan pakai nama Presiden, pasti sistem online AHU Kemenkumham menolaknya. Sistem daring AHU pasti menolaknya," ujar Yasonna dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/9/2018).

Notaris yang mendaftarkan perkumpulan tersebut kata Yasona, menggunakan siasat dengan cara nakal. Caranya dengan menggunakan spasi pada kata 'Presiden'.

"Notaris yang nendaftarkan perkumpulan itu agak nakal. Dia menyiasati dengan mendaftarkan PERKUMPULANTAGAR2019PRABOWOPRESI DEN atau #2019PrabowoPresi den. Untuk menyiasati sistem, dibuat spasi antara kata Presi dan den," jelas Yasonna.

"Jadi yang terdaftar adalah tagar2019PrabowoPresi spasi den (#2019PrabowoPresi den). Jadi perlu saya tegaskan Kalau ada #2019PrabowoPresiden (tanpa spasi) itu penyiasatan dan melanggar undang-undang," lanjutnya.

Yasonna Laoly memastikan surat dengan nama tagar 2019PrabowoPresiden tak terdaftar di Kemenkum HAM.

"Tentang #2019PrabowoPresiden yang beredar di masyarakat akhir-akhir ini yang dinyatakan telah terdaftar di Ditjend AHU Kemenkumham. Perlu kami tegaskan bahwa #2019PrabowoPresiden tidak benar terdaftar di Kemenkumham," ujar Yasonna.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA