Saturday, 06 Mar 2021
Temukan Kami di :
News

Terkena Pukulan di Ulu Hati, Murid Silat di Jember Meregang Nyawa Saat Latihan

Aisyah Isyana - 07/09/2018 16:41

Beritacenter.COM - Terkena pukulan tepat mengenai ulu hati, murid perguruan pencak silat meregang nyawa. Kejadian nahas itu menimpa korban Ahmad Baidawi (18), saat menjalani pelatihan di Ponpes Raudlatul Ulum, Desa Sumberwaringin, Kecamatan Sukowono, Jember, Jawa Timur.

Korban merupakan salah seorang murid di perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Saat kejadian terjadi, korban tengah berlatih bersama 21 orang rekannya sesama perguruan silat.

"Latihan dilakukan Kamis (6/9) malam dipimpin pelatihnya bernama Hanifan," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Jumat (7/9/2018).

Baca juga :

Saat tengah menjalani latihan rutin, jelas Kusworo, korban tidak memakai pelindung tubuh. Saat itu, korban terkena pukulan di tepat mengenai ulu hati dan langsung tak sadarkan diri.

"Saat itu dilakukan latihan sambung, dan yang bersangkutan (korban), terkena pukulan di ulu hati. Kemudian korban juga tidak menggunakan body protector. Langsung tidak sadarkan diri, dan langsung di bawa ke Puskesmas Sukowono," sambungnya.

Korban yang tak sadarkan diri, langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun, nyawa korban tak tertolong dan meninggal dalam perjalanan. "Saat perjalanan yang bersangkutan sudah tidak tertolong," ujar Kusworo.

Kusworo mengatakan, penanggung jawab latihan yang juga merupakan pelatih silat di perguruan tersebut masih memiliki hubungan saudara dengan korban.

"Jadi korban ini umurnya masih 18 tahun, dan pelatihnya adalah pamannya sendiri. Atas insiden itu, kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saki, dan masih dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Dalam kasus ini, pihak keluarga menolak jenazah korban untuk diautopsi. Jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka setelah dari puskesmas. Pihak keluarga menerima insiden maut ini sebagai sebuah musibah.

"Keluarga korban menerima kejadian itu sebagai sebuah musibah dan kecelakaan. Tapi kami tetap melakukan lidik karena sudah ada korban jiwa," tegasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA