Friday, 15 Nov 2019
Temukan Kami di :
Internasional

India Legalkan Homoseksual, LGBT Gembira

Anas Baidowi - 07/09/2018 14:11

Beritacenter.COM - Pemerintah India mencabut hukum yang mengrkiminalisasi tindakan homoseksual setelah banyaknya desakan kuat dari masyarakat. Hukum tersebut dibuat pada masa kolonialisasi Ingris dan akhirnya dicabut oleh Mahkamah Agung India.

Aktivis dan komunitas LGBT menyabut baik putusan tersebut. Menurut mayarakat India, dirinya lebih berani tampil di hadapan publik.

"Aku belum pernah mengungkapkan ini secara jujur ke orangtuaku. Namun, aku rasa inilah saatnya," kata Smriti Girish, salah seorang aktivis yang hadir di pengadilan saat itu, dikutip dari laman BBC, Jumat (7/9).

Hal serupa juga diungkapkan oleh warga India lainnya.

"Mengapa aku harus menyembunyikan identitasku?. Aku tidak bisa mengubah hal tersebut dan aku merupakan warga negara ini. Orang-orang harus mengerti bahwa kita semua memiliki hak yang setara," kata Shagun Aggarwal, aktivis lainnya.

Kedua orang tersebut hanya sebagian kecil dari keseluruhan aktivis dan anggota komunitas yang menyambut putusan hakim dengan gembira. Terlihat ratusan orang yang hadir di gedung pengadilan bersorak dan bahkan menangis haru saling memeluk satu sama lain.

"Awalnya aku hanya datang untuk menonton, namun kini aku merasa menjadi bagian dari momen ini. Aku adalah bagian dari sejarah," ungkap seorang pria yang enggan disebutkan namanya. Pria tersebut mengaku sebelumnya ia enggan mengungkapkan orientasi seksualnya secara terbuka, namun semunya berubah hari itu.

Kegembiraan tidak hanya diungkapkan di jalan, namun juga secara daring (online). Terpantau ada banyak kicauan Twitter berisi ungkapan rasa syukur atas apa yang dilakukan pemerintah. Warganet India juga menyertakan tagar #Section377 dalam tiap kicauan mereka. Tagar tersebut merujuk pada pasal nomor 377 yang merupakan dasar hukum untuk mengkriminalisasi pelaku homoseksual sebelumnya. Melalui pasal tersebut, para pelaku homoseksual dapat dihukum hingga 10 tahun penjara.

Para aktivis dan anggota komunitas LGBT mengungkapan sebenarnya putusan tersebut masih jauh dari apa yang diharapkan oleh kelompok LGBT, yakni penghapusan diskriminasi dan pemenuhan hak-hak fundamental. Komunitas LGBT juga mengatakan perjuangan mereka masih panjang karena masyarakat di desa-desa kemungkinan besar belum sadar akan adanya hukum ini.

India juga merupakan salah satu negara di mana kaum konservatifnya sangat kuat. Namun, komunitas muslim, komunitas gereja, dan komunitas agama lainnya menyerahkan hal ini sepenuhnya ke pengadilan. Meskipun sebenarnya mereka menentang putusan tersebut.

Kelompok Nasionalis Hindu di India bahkan menyetujui putusan ini dengan dalih bahwa negara harus mempertimbangkan aspek sosial dan psikologis para pelaku LGBT. Sementara itu, Bharatiya Janata Party yang merupakan Partai penguasa India mengatakan pihak mereka akan menerima apapun putusan pengadilan.




Berita Lainnya

Pemerintah Turki Kembali Tahan Beberapa Wartawan

15/11/2019 10:58 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA