Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Meski Rupiah Menguat, BI Tetap Waspada

Meski demikian, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengatakan bank sentral tetap mewaspadai segala tekanan yang ada.

Sari Intan Putri - 06/09/2018 13:56

Beritacenter.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini telah menguat di poin Rp 14.892 per dolar AS. Hal ini menjadi bukti apabila nilai tukar rupiah masih bisa kembali normal lagi.

Meski demikian, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengatakan bank sentral tetap mewaspadai segala tekanan yang ada.

"Dalam dinamika harian, BI akan tetap konsisten dan sekuat tenaga melindungi rupiah dari pelemahan yang cepat dan tajam," kata Nanang.

Tak hanya itu, bank sentral juga berupaya untuk terus memastikan jika likuiditas valuta asing (valas) tetap terjaga. Tentu saja hal tersebut bertujuan agar rupiah bisa tetap stabil.

"BI akan terus memastikan pergerakan likuiditas dan efisiensi di pasar valuta asing Indonesia tetap terjaga," katanya.

Gubernur BI Perry Warjiyo sebelumnya juga telah menegaskan jika sejak Kamis (30/08/2018), BI telah masuk ke pasar sekunder dengan cara membeli Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 11,9 triliun. Hal ini bertujuan untuk mengintervensi rupiah agar tetap stabil.

“Kamis dan Jumat pekan lalu maupun Senin dan Selasa kemarin, kami beli SBN. Jumat kami beli SBN Rp 4,1 triliun yang dijual asing. Kamis kami beli Rp 3 triliun. Senin kami beli Rp 3 triliun. Kemarin (Selasa), kami beli 1,8 triliun,” kata Perry.




Berita Lainnya

Rawannya Lahan Pertanian Beralih Fungsi

23/07/2019 12:52 - Indah Pratiwi

Harapan Grab Indonesia di Pemerintahan Jokowi

17/07/2019 21:30 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA