Wednesday, 24 Apr 2019
Temukan Kami di :
Keuangan

Begini Cara Jokowi Atasi Rupiah yang Kalah Dari Dolar AS

Dewi Sari - 04/09/2018 10:46

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung bergegas mengumpulkan para petinggi negara usai berkunjung dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membahas perekonomian di Indonesia.

Pemanggilan dilakukan untuk membahas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan membahas perekonomian di Indonesia.

Diantaranya yang dipanggil di Istana Presiden, Jakarta Barat adalah h Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Rapat internal yang diagendakan pada pukul 14.00 WIB ini pun berlangsung kurang lebih satu jam. Dan semua pejabat yang hadir sepakat untuk menyerahkan kepada Sri Mulyani untuk memberikan penjelasan hasil dari rapat internal tersebut.

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dirinya sudah mempunyai jurus atau langkah yang akan diambil untuk menstabilkan nilai tukar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Jokowi membahas mengenai nilai tukar rupiah dan kondisi terkini perekonomian Indonesia.

"Hari ini kami bersama BI, OJK dua menko dan menteri perdagangan melaporkan kepada presiden mengenai kondisi terkini dari perekonomian Indonesia," kata Sri Mulyani di Komplek Istana, Jakarta, Senin (3/9/2018).

"Dan termasuk tadi mengenai inflasi yang angkanya cukup baik, bahkan dari sisi pangan stabilitas harga di dalam negeri cukup baik," tambah dia.

Dalam pertemuan internal tersebut, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan membahas pula terhadap pergerakan dinamika dunia yang belakangan ini terjadi, seperti perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China, krisis Turki dan juga krisis Argentina.

Sri Mulayani menuturkan bahwa pemerintah sudah melakukan beberpa langkah untuk mengatasi nilai tukar dan juga menjaga kondisi ekonomi di Indonesia.

Dari dalam negeri, lanjut Sri Mulyani langkah-langkah yang dilakukan pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) dan OJK.

"Akan semakin disinergikan, koordinasi dari sisi komunikasi, langkah yang akan dilakukan untuk menjaga stabilitas akan terus di-share antara otoritas ini sehingga kita bisa terus langsung melakukan penyesuaian kalau memang ingin dilakukan," ungkap dia.




Berita Lainnya

Puluhan Pemkot Terbebani Gaji PPPK

02/04/2019 13:01 - Indah Pratiwi

Tarif Ojol Ditentukan Hari Ini

25/03/2019 06:38 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA