Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
Peristiwa

Ada Ratusan Titik Kebakaran di Gunung Bromo

Indah Pratiwi - 04/09/2018 03:15

Beritacenter.COM - Ada sebanyak 263 titik api yang membakar kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur sejak Sabtu (1/9) hingga Senin (3/9), namun saat ini kondisinya sudah mulai bisa diatasi.

Menurut Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) John Kenedie mengatakan bahwa banyaknya titik api tersebut menyebar dalam waktu yang sangat singkat. Berdasarkan laporan terakhir, dari total sebanyak 263 titik api tersebut, saat ini tinggal tiga titik api yang harus dikendalikan dan harus dapat dijinakan, Selasa(4/9).

"Titik api mencapai 263 titik. Kemudian berkurang menjadi 18 titik, kemudian delapan titik, dan sekarang tinggal tiga titik lagi. Pemadaman juga dibantu dengan dinginnya cuaca, sehingga membeku," kata John.

Saat ini, kata dia, timnya sedang berupaya untuk segera memadamkan tiga titik api tersisa. Diharapkan, kebakaran tersebut bisa tertangani dengan segera. Luasan lahan yang terbakar mencapai 65 hektar, dimana kebakaran paling luas terjadi di area sabana yang mencapai 30 hektare.

Sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui apakah kebakaran tersebut akibat kesengajaan atau tidak. Pihaknya menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada Kepolisian Resor Kota Malang.

"Kejadiannya pasti malam hari, mungkin karena kedinginan, membuat perapian. Titik awal api bukan berasal dari lokasi yang biasa dikunjungi wisatawan," kata John.

Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut melalui Malang ditutup sementara sejak Sabtu (1/9) akibat kebakaran yang melanda hutan dan padang sabana di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Selain itu, para wisatawan di dalamnya juga dihimbau agar keluar dari arena wisata.

Untuk memadamkan kebakaran di kawasan Gunung Bromo, sebanyak 320 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan savana Gunung Bromo dari petugas TNBTS, Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perhutani, dan jasa wisata yang berada di sekitar lokasi kebakaran.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA