Saturday, 24 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Sidang Kelulusan Didepan Mata, Shanda Puti Meregang Nyawa Ditangan Begal

Aisyah Isyana - 31/08/2018 15:17

Beritacenter.COM - Nahas, nasib mahasiswi asal Kota Bandung, Shanda Puti Denata (23). Usai menjadi korban kebengisan begal, gadis ini meninggal dunia setelah sebelumnya sempat kritis di rumah sakit. Shanda meninggal dunia sesaat tengah menunggu masa sidang kelulusannya.

Korban merupakan mahasiswi tingkat akhir di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung. Tinggal menunggu waktu untuk lulus, mahasiswi angkatan 2013 jurusan Produksi Garmen harus meregang nyawa akibat ulah begal sadis di Bandung.

Baca juga :

"Almarhumah jurusan Produksi Garmen. Sudah tingkat akhir. Harusnya lulus tahun kemarin, tapi karena ada mata kuliah yang tertinggal, jadi tahun ini lulusnya," kata Ketua Jurusan

Menurutnya, sebelum meninggal, Shanda tengah menyusun tugas akhir perkuliahannya. Korban yang mengambil Diploma 4 itu akan segera menghadapi sidang kelulusannya setelah tugas akhirnya rampung dikerjakan.

"Yang berangkutan sudah masuk tugas akhir sambil kuliah. Semester ini harusnya selesai," katanya.

Kendati begitu, kemalangan malah menimpa mahasiswi berusia 23 tahun ini. Shanda sempat kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Borromeus, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 00.00 WIB tengah malam.

Adanya kejadian yang menimpa korban, membuat segenap Civitas akademika STTT Bandung berduka. Terlebih, Shanda semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang baik dan aktif di kampus.

"Tentu kami pihak kampus turut berduka cita yang mendalam. Almarhumah di kampus dikenal aktif. Rencananya besok kami akan ke Banjar menjenguk sekalian ketemu orang tuanya," ucap Giarto selaku Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama STTT Bandung.

Guna mengantisipasi hal yang menimpa Shanda tidak terulang, Giarto berpesan kepada instansi-instansi terkait untuk lebih meningkatkan keamanan di Kota Bandung.

"Kami mengharapkan ke Pemkot Bandung supaya keamanan di Bandung itu lebih ditingkatkan malam hari. Pengendara motor kan banyak. Aktivitas mahasiswa juga tidak hanya pagi sampai sore. Bisa sampai malam bagi mereka yang sedang dikejar tugas. Kami harapkan dengan kejadian ini bisa meningkatkan keamanan," tutur Giarto.




Berita Lainnya

Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga

24/10/2020 12:46 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA