Thursday, 06 Aug 2020
Temukan Kami di :
Politik

Waah... Ternyata "PAN" Nikmati Kucuran Duit Gratifikasi Zumi Zola

Indah Pratiwi Budi - 23/08/2018 13:57

Beritacenter.COM - Masih teringat dipikiran kita Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola yang juga anggota Partai Amanat Nasional (PAN) ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK dalam dua kasus berbeda. Pertama, kasus dugaan penerimaan gratifikasi, kedua kasus dugaan suap.

Di dalam dakwaannya Gubernur yang diusung PAN itu awalnya diduga menerima gratifikasi senilai Rp 6 miliar. Namun, dalam pengembangannya, KPK menduga gratifikasi yang diterima Zumi mencapai Rp 49 miliar dan 1 unit mobil Toyota Alphard.

Gratifikasi yang diterima Zumi mengalir ke banyak kegiatannya termasuk ke keluarga hingga partai politik di mana Zumi bernaung (PAN).

Awalnya Zumi berkawan dengan Apif Firmansyah dan Asrul Pandapotan Sihotang. Saat masa kampanye Pilgub Jambi 2016, Zumi menjadikan Apif sebagai bendahara kampanye sekaligus asisten pribadi.

Baca Juga :

Setelahnya saat Zumi resmi menjadi Gubernur Jambi, Apif diangkat menjadi ketua tim yang mengurusi segala urusan Zumi. Apif kemudian menggandeng seorang kontraktor bernama Muhammad Imaduddin.

“Apif atas persetujuan terdakwa kemudian meminta Imaduddin untuk membiayai beberapa kegiatan terdakwa pada saat awal menjabat sebagai gubernur,” kata jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (23/8/2018).

“Imaduddin sejak Februari 2016 bersedia membantu keperluan terdakwa hingga mencapai jumlah keseluruhan Rp 1,235 miliar,” imbuh jaksa.

Dari penerimaan gratifikasi itu, Zumi menggunakannya untuk berbagai keperluan. Jaksa menyebut ada uang yang mengalir untuk keperluan DPD PAN Kota Jambi hingga untuk kepentingan adiknya, Zumi Laza, yang mencalonkan diri sebagai Wali Kota Jambi 2018.

“Uang Rp 75 juta untuk biaya akomodasi pengurus DPD PAN Kota Jambi saat pelantikan terdakwa pada bulan Februari 2016 di Jakarta dan uang Rp 70 juta untuk pembayaran pembuatan 10 spanduk dan sewa 10 titik lokasi billboard pada bulan Maret 2016 guna perkenalan Zumi Laza sebagai calon Wali Kota Jambi 2018,” ucap jaksa.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA