Saturday, 22 Feb 2020
Temukan Kami di :
Politik

Yusril Meminta Aparat Penegak Hukum Usut "Mahar Politik Sandiaga"

Uang itu diduga diberikan kepada PAN dan PKS, agar kedua partai tersebut menyetujui Sandiaga Uno menjadi bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

Indah Pratiwi - 14/08/2018 09:40

Beritacenter.COM - Kabar mahar politik Sandiaga Uno senilai Rp 500 miliar kepada PAN dan PKS terbongkar setelah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mengungkapkanya di media sosial.

Desakan untuk dilakukan pengusutan terhadap mahar politik ini terus disuarakan, salah satunya datang dari Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra meminta aparat penegak hukum untuk mengkaji pemberian uang senilai masing-masing Rp 500 miliar oleh Sandiaga Uno kepada dua partai, yang diduga sebagai mahar politik.

Uang itu diduga diberikan kepada PAN dan PKS, agar kedua partai tersebut menyetujui Sandiaga Uno menjadi bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

Baca Juga :

“Nah ini kan jadi persoalan hukum, kalau dana kampanye itu diberikan kepada siapa, jumlahnya berapa. Karena ini sudah menjadi masalah hukum, saya kira lebih obyektif kalau aparat penegak hukum melakukan kajian terhadap masalah ini ya, melakukan penyelidikan lebih dulu, apakah ini sebuah tindak pidana atau tidak,” katanya di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Yusril mengatakan, pemberian uang Sandiaga ke PKS dan PAN tersebut sudah masuk dalam masalah hukum.




Berita Lainnya

Gerindra dan Absolutisme Kuasa Prabowo

19/02/2020 14:43 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA