Sunday, 20 Sep 2020
Temukan Kami di :
Politik

Dituduh Berikan Sogokan Rp 500 M ke PAN dan PKS, Sandi Tantang Andi Arief Buktikan di KPK

Fani Fadillah - 12/08/2018 11:41 Sandiaga Uno

Beritacenter.COM - Terpilihnya Sandiaga Uni sebagai cawapres Prabowo Subianto penuh dengan drama dan intrik politik. Saling sindir antara Partai Demokrat dan Gerindra pun tak terhindarkan. Hal itu terjadi karena dipicu oleh cuitan salah satu elite Partai Demokrat di Twitter.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menuding Prabowo sebagai 'jenderal kardus' karena lebih mementingkan mahar Rp 500 miliar dari Sandi ketimbang urusan bangsa. Sandi yang namanya disebut angkat bicara terkait tudingan uang mahar masing-masing Rp 500 miliar untuk PKS dan PAN. Ia meminta agar hal tersebut bisa diselesaikan di KPK.

“Tentunya apa yang menjadi concernnya Pak Andie Arif itu menjadi concern nasional dan akan kita bicarakan di KPK, ini harus ada kejelasan sumbernya dari mana, harus jelas,” kata Sandi usai mengunjungi kediaman Sutrisno Bachir di Simpruk, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/8).

Sandi berpendapat semua sumber dana memang harus diusut jelas. Berkaca dari pengalaman terdahulu, ia mengerti, bahwa biaya kampanye akan sangat tinggi di level nasional.

“Yang di DKI sudah cukup mahal, apa lagi di level nasional, ini harus ada pemikiran tokoh-tokoh yang mengerti pengelolaan dana kampanye yang sama-sama memberikan masukan agar ada perubahan di Republik ini. Sehingga politik kita lebih terbuka, bersih, dan bisa dipercaya,” ucapnya.

Sementara itu, Andie Arif melalui cuitanya yang terbaru menyebutkan, tudinganya tersebut didasarkan dari informasi yang ia dapat dari tim Gerindra, yakni Fadli Zon dan Sufmi Dasco. Menanggapi itu, Sandi menganggap hal tersebut merupakan dinamika.

“Bagi saya itu adalah dinamika yang harus kita syukuri sekarang sudah sama-sama bergabung, united. Bahwa kita bersatu ini menghadirkan pemerintah yang kuat,” pungkas Sandi.




Berita Lainnya

Umar Zunaidi Tantang Ahok Lapor ke KPK

17/09/2020 13:19 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA