Monday, 20 Aug 2018
Temukan Kami di :
Politik

Tergeser Dari Cawapres, PKS Minta Jatah DKI Jakarta

Anas Baidowi - 10/08/2018 19:45

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno resmi mengundurkan diri setelah dipidang Ketua Umum Partai Gerindra sebagai calon wakil presiden (Cawapres) di Pilres 2019.

Pengusaha muda tersebut mengundurkan diri pada Jumat (10/8) siang sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ada sejumlah nama yang digadang-gadang sebagai pengganti Sandiaga Uno.

Baca Juga : Prabowo-Sandi Dijual Rp1 Miliar di Internet

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan, kadernya mempunyai hak untuk menggantikan posisi Sandiaga sebagai orang nomor dua di DKI.

"Dari PKS memberikan posisi calon wakil presiden (ke Gerindra) tentu mereka memberikan hak prioritas kepada PKS untuk menjadi Wagub," kata Sohibul di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Menurut Sohibul, dalam Pilkada 2017 lalu, PKS dan Gerindra adalah pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Baca Juga : Ini Alasan Mengapa KH. Ma'ruf Amin Maju Jadi Cawapres

"Secara aturan, yang bisa ganti pak Sandi itu kan dari PKS dan Gerindra. Karena dulu yang ngusung dari dua partai itu," kata dia.

Namun demikian, Sohibul mengatakan, sampai sekarang PKS belum membahas persoalan tersebut dengan Gerindra. Sebab, pihaknya tengah fokus membahas Pilpres 2019.

"Nanti Senin lah kami sudah proses disitum, baru tahu namanya," tutup Sohibul.

Sebelumnya, ada dua nama yang mencuet dikabarkan bakal menjadi Wagub DKI, setelah Sandiaga resmi maju sebagai cawapres Prabowo. Diantaranya, Ketua DPD Gerindra Jakarta M Taufik dan kader PKS Mardani Ali Sera.




Berita Lainnya

Pengamat Bongkar "Kelemahan" Pasangan Prabowo-Sandi Di Pilpres 2019

20/08/2018 14:26 - Indah Pratiwi Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA