Wednesday, 17 Oct 2018
Temukan Kami di :
Ekonomi

Penggunaan Uang Elektronik di Indonesia Telah Capai Triliunan Rupiah

Berdasarkan fakta dari data statistik Bank Indonesia (BI) pada Sabtu (04/08/2018), volume uang elektronik hingga akhir Juni 2018 mencapai 206,9 juta transaksi, meningkat hingga tiga kali lipatnya atau sebesar 298,6 persen jika dibandingkan periode Juni 2017 yang hanya 51,9 juta transaksi.

Sari Intan Putri - 05/08/2018 21:04

Beritacenter.COM - Sebelumnya para pengamat ekonomi mengatakan jika uang elektronik di Indonesia akan berlembang pesat dan tepat. Kini, hal tersebut bukan hanya prediksi melainkan sebuah fakta.

Berdasarkan fakta dari data statistik Bank Indonesia (BI) pada Sabtu (04/08/2018), volume uang elektronik hingga akhir Juni 2018 mencapai 206,9 juta transaksi, meningkat hingga tiga kali lipatnya atau sebesar 298,6 persen jika dibandingkan periode Juni 2017 yang hanya 51,9 juta transaksi.

Tetapi, apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau Mei 2018, transaksi uang elektronik hingga akhir Juni lalu mengalami penurunan 7,1 persen.

Tentunya infrastrukfur yang mendukung erat kaitannya dengan kenaikan jumlah uang elektronik tersebut. Hingga akhir Juni 2018, jumlah mesin pembaca uang elektronik sebanyak 806.408 mesin, meningkat 1,9 persen dibandingkan Mei 2018 yang sebanyak 791.106 mesin.

Bahkan jika dibandingkan Juni 2017 yang hanya 454.346 mesin, infrastruktur uang elektronik meningkat hingga 77,4 persen.

Sampai saat ini, tercatat 28 penerbit uang elektronik yang telah terdaftar di BI, yaitu:

1. BPD DKI Jakarta

2. BPD Sumsel Babel

3. BCA

4. CIMB Niaga

5. Bank Mandiri

6. Bank Mega

7. Bank National Nobu

8. BNI

9. Bank Permata

10. Bank QNB Indonesia

11. BRI

12. PT Artajasa Pembayaran Elektronis

13. PT Dompet Anak Bangsa

14. PT Espay Debit Indonesia KOE

15. PT Finnet Indonesia

16. PT Indosat

17. PT Nusa Satu Inti Artha

18. PT Skye Sab Indonesia

19. PT Smartfren Telecom

20. PT Telekomunikasi Indonesia

21. PT Telekomunikasi Seluler

22. PT Witami Tunai Mandiri

23. PT XL Axiata

24. PT Buana Media Teknologi

25. PT Bimasakti Multi Sinergi

26. PT Visionet Internasional

27. PT Inti Dunia Sukses

28. PT Veritra Sentosa Internasional




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA