Tuesday, 18 Jan 2022
Temukan Kami di :
Politik

MUI Jabar : Gerakan #2019GantiPresiden Dominan Unsur Provokasi

Gerakan ganti presiden dinilai lebih dominan unsur provokasi dan mengarah kepada aksi inkonstitusional dibandingkan dengan kegiatan yang menjunjung tinggi demokrasi

Aisyah Isyana - 01/08/2018 19:37

Beritacenter.COM - Gerakan tagar #2019GantiPresiden, dinilai Majelis Ulama indonesia (MUI) Jabar lebih dominan unsur provokatif dan mengarah kepada aksi inkonstitusional. Gerakan ini juga rentan memicu konfilk.

Salah satu contohnya deklarasi #2019GantiPresiden yang digelar di Batam, Minggu (29/7) lalu. Menurut Sekertaris MUI Jabar Rafani Achyar, gerakan ini mendapat reaksi keras dari pihak tertentu yang menentang adanya kegiatan tersebut.

"Kegiatan (#2019GantiPresiden) ini sudah dideklarasikan di Batam dan ternyata menimbulkan konflik anak bangsa di sana," ucap Rafani di Kantor MUI Jabar, Jalan Martadinata, Kota Bandung, Rabu (1/8/2018).

Untuk itu, Rafani menghimbau semua pihak agar tidak melakukan gerakan yang dapat memicu konflik di masyarakat, terlebih jelang pelaksanaan Pileg 2019 dan Pilpres 2019.

"Gerakan ganti presiden dinilai lebih dominan unsur provokasi dan mengarah kepada aksi inkonstitusional dibandingkan dengan kegiatan yang menjunjung tinggi demokrasi," tuturnya.

Gerakan #2019GantiPresiden dinilai Rafani sangat berbeda dengan bentuk dukungan Jokowi dua periode. Menurutnya, dukungan Jokowi dua periode masih sah saja dilakukan, terlebih Jokowi juga masih memliki hak untuk kembali memimpin Indonesia.

"Kalau Jokowi dua periode karena Jokowi masih punya hak konstitusi. Ganti Presiden kan tidak jelas (gantinya) nanti atau sekarang. Ini bukan berarti (MUI Jabar) dukung Jokowi. Kita netral, seperti di Pilgub (Jabar) juga kita netral," ucap Rafani.

Ditengah suhu politik yang mulai memanas, Rafani mengajak semua masyarakat Jabar untuk bersama menahan diri. Jangan sampai terjadi perselisihan yang menimbulkan konflik antar massa pro ganti Presiden dan yang kontra seperti di Batam.

"Seharusnya gerakan tersebut menyuarakan ajakan untuk berkompetisi secara sehat. Serta mengangkat hal-hal positif yang ditawarkan kepada rakyat Indonesia," ujar Rafani.




Berita Lainnya

Anies Versus Ganjar Diantara Prabowo Puan

17/01/2022 21:20 - Indah Pratiwi

Momen saling Hormat Prabowo Dan SBY

14/01/2022 14:14 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA