Tuesday, 18 Jan 2022
Temukan Kami di :
News

Hati-Hati! Gelombang Tinggi Mencapai 6 Meter

Anas Baidowi - 25/07/2018 16:20

Beritacenter.COM - Akibat gelombang tinggi Pelabuhan Padangbai Bali ditutup total. Kepala kantor SAR Denpasar menginformasikan, dari hasil koordinasi dengan berbagai pihak, terkonfirmasi jika pelabuhan penyebrangan yang menghubungkan Bali dan Pulau lombok serta PulauNisa Penida itu ditutup akibat gelombang tinggi.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Padangbai Komang Sarjana, meminta kepada kapal-kapal penumpang berkecepatan tinggi atau fast boat atau sampan di wilayah KSOP Pelabuhan Padangbai supaya menunda keberangkatan kapal pada 25 Juli hingga 29 Juli 2018 atau hingga keadaan cuaca membaik.

Sementara itu, dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar tinggi gelombang di Laut Bali dan Laut Sumbawa berkisar 0,5-2,0 meter. Untuk tinggi gelombang di Selat Bali bagian utara dan Selat Lombok bagian utara mencapai 1,25-2,5 meter.

Tinggi gelombang 1,5-6,0 meter diperkirakan melanda Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Selat Lombok bagian Selatan. Selanjutnya, tinggi gelombang di Selat Alas bagian selatan dan perairan selatan Sumbawa diprediksi mencapai 2,0-6,0 meter. Tinggi gelombang di Samudera Hindia selatan Bali hingga NTB diprediksi mencapai 3,5-6,0 meter.

BMKG mengimbau agar semua pihak memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Untuk perahu nelayan waspadai angin dengan kecepatan di atas 15 knot dan ketinggian gelombang di atas 1,25 meter. Untuk kapal tongkang waspadai angin dengan kecepatan lebih dari 16 knot dan ketinggian gelombang lebih dari 1,5 meter.

Kapal ferry diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan ketinggian gelombang lebih dari 2,5 meter. Sementara itu, kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar waspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot serta ketinggian gelombang lebih dari 4,0 meter.

Masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan kondisi tersebut sebelum melaut dan selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan gelombang dari BMKG.




Berita Lainnya

Oknum PNS Joget Miras Terancam Diberhentikan

17/01/2022 13:58 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA