Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

Kocak...! Mau Nyaleg Ajak "Simpatisan Partai" Makan, Selesai Makan Caleg Partai Berkarya "Ogah" Bayar

Kronologinya, berawal dari salah satu kader yang berpesan pada Ratna untuk melayani semua pesanan dari semua kader. Tak cukup sampai di situ, orang tersebut berjanji akan menanggung semua biaya pesanan dari simpatisan partai.

Indah Pratiwi - 25/07/2018 08:31 suami istri pedagang asongan bernama Naryo dan Ratna merugi akibat janji palsu dari kader Partai Berkarya

Beritacenter.COM - Kisah menarik seputar calon wakil rakyat ini. Cerita itu datang dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangerang Selatan (Tangsel). Kabarnya, ada salah satu oknum dari Partai Berkarya yang sampai saat ini masih berutang pada penjual asongan yang berjualan di sekitar kantor KPUD Tangsel.

Dilansir dari Merdeka, suami istri pedagang asongan bernama Naryo dan Ratna merugi akibat janji palsu dari kader Partai Berkarya. Kronologinya, berawal dari salah satu kader yang berpesan pada Ratna untuk melayani semua pesanan dari semua kader. Tak cukup sampai di situ, orang tersebut berjanji akan menanggung semua biaya pesanan dari simpatisan partai.

“Waktu itu dia bilang kasih saja bu. Siapa yang mau pesen, kasih. Mau merah, kuning, hijau kek nanti saya beresin,” ucap Ratna menirukan perkataan seorang anggota Partai Berkarya menjanjikan tanggungan dari bon kader dan simpatisan partai.

Baca Juga :

Tak pikir panjang, suami istri yang sehari-harinya sudah berdagang di sana langsung melayani berbagai permintaan yang datang.

“Ada yang minta dibuatkan mie, minuman, semua kita layanin, karena emang pesan orang itu begitu, ke saya. Dan biasa yang lain-lain juga begitu, tapi sudah langsung dibayar,” tutur Ratna.

Setelah semua permintaan dilayani, nyatanya tidak ada kejelasan dari pelunasan tanggungan itu. Orang yang menjanjikannya hanya membayar Rp 130.000. Padahal, tagihannya mencapai Rp 649.000. Itu artinya masih ada Rp 519.000 yang belum dibayar oleh oknum partai tersebut.

Mereka berdua pun merasa kecewa dan kesal oleh sikap kader partai yang seperti itu. Ia pun menyayangkan sikap calon wakil rakyat yang nyatanya tak memihak pada rakyat sedikit pun.

“Iya katanya mau pada nyaleg, tapi masa dagangan rakyat kecil aja gak dibayar. Tolong dong diperhatikan,” tutup Ratna.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA