Sunday, 09 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Mahasiswi Indonesia Diperkosa di Belanda Hingga Pendarahan Hebat

Fani Fadillah - 24/07/2018 10:16 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Sungguh mengerikan nasib yang menimpa gadis asal Indonesia bernama Mawar (bukan nama sebenarnya). Pasalnya gadis yang tengah berfokus menjalani pendidikan di Rotterdam, Belanda ini menjadi korban pemerkosaan pada Sabtu (21/7/2018) waktu setempat.

Baca juga:

Mawar yang merupakan mahasiswi di Universitas Erasmus hasil program pertukaran itu mengalami pendarahan hebat usai diperkosa seorang pria tak dikenal di daerah Herman Bavinckstraat, distrik De Esch, Rotterdam, Sabtu pagi pekan lalu.

Dilaporkan stasiun televisi dan radio Belanda RTV Rijnmond, korban diserang ketika bersepeda dari Rotterdam Central melalui Maasboulevard, hendak pulang ke rumahnya di Herman Bavinckstraat,Sabtu pagi sekitar pukul 05.00.

Ia tiba di rumah sekitar pukul 5.30 waktu setempat. Tak lama setelah dia mengunci sepedanya di tepi jalan, dia diserang lelaki misterius. Lelaki itu lantas memerkosa korban di depan pintu rumah. Saat diperkosa, korban juga dicekik memakai rantai sepeda hingga sempat tak sadarkan diri.

Setelah penyerangan tersebut, korban yang mengalami perdarahan hebat mencoba meminta pertolongan ke rumah tetangganya.

“Aku mendengar bel pintu depan rumahku berdentang. Aku melihat dia syok dan mengalami perdarahan hebat,” jelas tetangga korban.

Tetangga itu mengakui, tak mengetahui jelas peristiwa itu karena tidur di kamar belakang rumahnya. “Tapi yang kutahu, dia adalah anak manis, tetangga yang sangat baik.”

Polisi setempat tengah melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku. Pada Minggu (22/7), sebanyak 20 detektif ditugaskan khusus untuk melakukan penyelidikan tersebut.

“Terduga pelaku berusia sekitar 20 tahun, dengan penampilan gelap. Dia memakai pakaian berkerudung gelap dan mengendari sepeda yang juga berwarna gelap,” demikian keterangan polisi.

Duta Besar RI untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja mengatakan, KBRI Den Haag sudah berkoordinasi dengan keluarga korban.

Kini Mawar masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan kondisinya belum memungkinkan untuk dijenguk.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA