Wednesday, 27 May 2020
Temukan Kami di :
Peristiwa

Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah, Warga Ngawi Berburu Ikan Mabok

Saat limbah industri dari Jawa Tengah, mencemari Sungai Bengawan Solo yang melintasi Desa Pitu, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Air sungai yang berwarna hijau, berubah warnanya menjadi hitam.

Indah Pratiwi - 24/07/2018 09:43

Beritacenter.COM - Pencemaran limbah di Sungai Bengawan Solo, dari kawasan industri Jawa Tengah mengakibatkan ribuan ikan muncul ke permukaan dalam kondisi teler, sehingga mudah ditangkap warga Kabupaten Ngawi.

Saat limbah industri dari Jawa Tengah, mencemari Sungai Bengawan Solo yang melintasi Desa Pitu, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Air sungai yang berwarna hijau, berubah warnanya menjadi hitam.

Terdampak limbah, ribuan ikan muncul ke permukaan dalam kondisi teler. Warga pinggiran sungai yang telah menunggu momentum itu, terjun ke sungai untuk berburu ikan.

Baca Juga :

Mereka membawa beraneka macam alat untuk menjaring ikan yang teler. Tidak hanya orang dewasa, banyak anak kecil juga ikut mencari ikan, yang banyak berenang di permukaan. Mereka tidak takut, meskipun airnya keruh dan kotor.

Tradisi mencari ikan, saat aliran limbah datang, dikenal warga setempat, sebagai tradisi pladu.

"Selama musim kemarau, sudah 8 kali warga pinggiran sungai melakukan tradisi Pladu. Ikan yang ditangkap , umumnya dikonsumsi sebagai lauk pauk, jika mendapatkan ikan besar baru dijual di pasar," tutur Sumartini.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA