Thursday, 12 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

"Mahfud" Bisa Melemahkan "Jokowi" Di Pilpres 2019, Ini Penyebabnya...

Indah Pratiwi - 20/07/2018 15:27

Beritacenter.COM - Kabar angin Mahfud MD menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019 semakin kencang. Hal ini ditunjukan setelah Mahfud mendapatkan restu dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Mahfud juga memiliki berbagai nilah tambah dan segudang pengalaman, menurut Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute, Karyono Wibowo.

Pengalaman di legislatif, eksekutuf dan yudikatif itu tidak bisa menjadi tolok ukur kecakapan Mahfud.

“Dia cuma sebentar jadi menteri, jadi tidak terlihat perannya ketika itu,” kata Karyono ketika dihubungi di Jakarta, dikutip Beritacenter.COM dari laman Jawa Pos.

Baca Juga :

Selain itu ada juga kelemahan yang bisa mengganjal Mahfud. Misalnya irisan pemilih dirinya dengan Joko Widodo.

“Kalau NU dan kyai tidak clear mendukung Mahfud, maka itu jadi kelemahan elektoralnya,” ingat Karyono.

Kemungkinan pula, keberadaan Mahfud bisa jadi akan membuat massa Muhammadiyah menyeberang ke kubu lawan Jokowi.

“Kondisi ini juga berlaku bila Jokowi memilih Cak Imin,” jelasnya.

Karyono mengatakan bahwa sebaiknya mantan Gubernur DKI itu memilih pendamping yang bisa diterima oleh semua arus utama kelompok Islam, baik itu NU atau Muhammadiyah.

“Daripada memecah belah dukungan yang semula solid, lebih baik Jokowi pilih orang luar yang bisa diterima semua kalangan, tanpa harus merasa salah satu lebih diutamakan,” saran Karyono.




Berita Lainnya

Lima Kader PPP Ini Akan Bertarung di Muktamar IX

12/12/2019 04:10 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA