Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Minta Mahasiswi Korban Remas Payudara di Depok Lapor

Aisyah Isyana - 17/07/2018 13:11

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian belum menerima laporan mahasiswi penjual kue yang menjadi korban pelecehan seksual pemotor peremas payudara di Gang Swadaya II, Jalan Taman Indah I, Kelapa Dua, Depok.

"Belum ada laporannya, saya belum tahu soal itu apa sudah masuk laporannya," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro kepada kepada wartawan, Selasa (17/7/2018).

Agar kasus itu dapat segera diselidiki polisi, Bintoro menghimbau korban untuk membuat laporan polisi. Menurutnya, laporan korban sangat diperlukan sebagai dasar hukum polisi dalam melakukan sebuah penyelidikan guna dan menangkap pelaku.

Baca juga :

"Kalau ada laporan nanti kita selidikilah. Yang bersangkutan silakan datang melapor, jadi bisa kita tindak lanjuti. Kalau tidak ada laporan tidak bisa kita urus," tegas Bintoro.

Korban sendiri memang mengaku belum melaporkan pelecehan seksual yang menimpanya pada Minggu (15/7) ke polisi. "Iya saya memang belum laporan, kemarin masih trauma juga," ungkap korban.

Selain trauma, alasan korban belum melapor polisi lantaran tak ada bukti rekamana CCTV di lokasi. Lantaran tak adanya bukti, korban yang hanya punya saksi ini mengaku ragu untuk melapor ke polisi.

"Takutnya nanti laporannya tidak digubris sama polisi karena di situ nggak ada CCTV, cuma ada satu orang yang melihat pelaku Ibu Anci itu," lanjutnya.

Meski begitu, korban yang telah berkonsultasi dengan Komnas Perempuan ini mengaku juga diberi arahan untuk segera membuat laporan ke polisi.

"Komas Perempuan sudah kaish arahan, kalau laporannya tidak diterima polisi, nanti mereka akan melakukan tindakan. Rencananya hari ini saya mau melapor," sambung korban.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA