Monday, 19 Aug 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Beraksi Puluhan Kali, Pencuri Motor Modus 'Tawarkan Pekerjaan' Dibekuk Polisi di Depok

Aisyah Isyana - 13/07/2018 16:33

Beritacenter.COM - Modus berpura-pura menawarkan pekerjaan, Solikin (40) memperdaya warga Jatijajar, Cimanggis, Depok, bernama Poniri. Alih-alih menawarkan pekerjaan, pelaku malah membawa kabur motor milik Poniri.

Aksi penggelapan motor itu ternyata telah dilakukan Solikhin puluhan kali. Tak hanya di Depok, pelaku juga pernah melakukan aksinya di Jakarta. Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Cimanggis Kompol Suyud, yang menyebut pelaku telah membawa kabur total 30 motor.

"Di Depok kurang-lebih 16 (TKP), di Jakarta juga ada, (Jakarta) Barat ada 3, (Jakarta) Selatan 2, (Jakarta) Utara 5, (Jakarta) Timur 5. Total 30-an motor sudah diambil," kata Suyud, Jum'at (12/7/2018).

Baca juga :

Dalam menjalankan aksinya, Solikhin kerap menyasar korban ibu-ibu maupun remaja. Calon korbannya, jelas Suyud, kemudian di ajak mengobrol dan ditawarkan pekerjaan oleh pelaku.

"Di TKP ini Solikhin datang ke rumah Ibu Poniri. Di depan, anaknya sedang cuci motor, ditanya, diajakkin cari kerja karena rumah orang tuanya mau dijual. Kemudian mereka (pelaku dan anak korban) boncengan pakai motor tersebut," ungkapnya.

Setelah dibawa ke tempat yang sepi, Solikhin kemudian meminta anak korban untuk turun dan meminjam motornya. Solikhin beralasan hendak bertemu bos perusahaan terlebih dahulu, tempat dimana si korban nantinya bekerja.

"Kemudian korban percaya begitu saja sampai akhirnya pelaku tidak kembali datang dengan motor korban, baru korban menyadarinya," ungkapnya.

Suyud mengatakan, motor hasi curian yang didapat pelaku kemudian di jual kepada rekannya, Aden. Polisi juga menangkap Aden, pada Kamis (12/7), lantaran menjadi penadah motor hasil curian. Penangkapan terhadap Aden dilakukan polisi setelah korban melihat motor miliknya berada di rumah Aden.

"Iya, jadi si korban ini sempat keliling, lalu melihat motornya yang pernah dicuri. Hafal benar ini korban dengan motornya, lalu diikutilah dari belakang sampai ke rumah penadah. Setelah itu baru dilaporkan ke Polsek Cimanggis dan langsung kami meluncur dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cimanggis dan menangkap penadah ini. Lalu dikembangkan kasus ini sampai dapat Solikhin," bebernya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Solikhin dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan. Sementara Aden dijerat Pasal 480 KUHP tentang Tindak Pidana Penadahan.




Berita Lainnya

Kakak Ipar "Sakit Hati" Ade Ipar Dibacok Pakai Sabit

16/08/2019 12:30 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA