Friday, 21 Sep 2018
Temukan Kami di :
News

Cerita Polisi Nyambi Jualan Cilok, Sembari Sebarkan Informasi Hukum ke Masyarakat

Aisyah Isyana - 10/07/2018 10:53

Beritacenter.COM - Bripka Toni Purwanto (37), sosok polisi inspiratif yang memilih berjualan cilok setelah selesai dinas. Tak hanya menambah penghasilan, anggota Polda DIY ini memilih jualan cilok agar dapat bersosialisasi dengan masyarakat.

"Bisa menambah waktu bersosialisasi langsung dengan masyarakat, bisa sosialisasi soal hukum, atau apapun soal informasi dari kepolisian yang harus disampaikan ke masyarakat," kata Toni, Senin (9/7/2018).

Baca juga :

Sebagai anggota polisi yang bertugas di Bidang Humas, kegiatannya menjual cilok membuat Bripka Toni dengan mudah sosialisasi hukum ke masyarakat. Tentu saja hal itu dilakukannya setelah ketugasan sosialisasinya bersama rekan kerja di Polda DIY.

"Kalau ada program baru dari kepolisian, seperti pendaftaran polisi, atau apapun, aturan tertib lalu lintas, menjaga kamtibmas, saya sampaikan ke pembeli," jelasnya.

Kegiatan berjualan cilok itu dilakukan Bripka Toni di pinggir jalan depan halaman kantor BRI KCP Maguwoharjo, Jalan Raya Tajem Km 2, setiap Senin-Sabtu mulai pukul 16.00 sampai habis. Toni mengaku mulai berjualan sejak Maret lalu, namun tak banyak pembeli yang tahu jika dirinya seorang polisi.

"Ya saya spontan saja beri sosialisasi ke pembeli, di belakang saya jualan juga ada ATM, saya kerap ingatkan pengunjung ATM yang naik motor tidak pakai helm agar memakai helm, pasang pelat nomor yang benar, parkir yang benar. Sekecil apapun informasi dan pesan hukum selalu saya sampaikan," ujarnya.

Meski begitu, tak jarang pula ada beberapa pembeli yang mengetahui jika dirinya seorang polisi. "Warga yang tahu saya polisi, kaget, polisi ternyata, kok mau jualan cilok. Mereka juga sering bertanya-tanya soal aturan hukum," ungkap bapak dua orang anak ini.

Terlepas dari hal itu, Toni sendiri menamai cilok jualannya dengan nama 'Cilok 86'. "Namanya Cilok 86, 86 itu salah satu kode sandi di polisi, juga familiar di masyarakat," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA