Friday, 21 Sep 2018
Temukan Kami di :
Investasi

BI Perbolehkan Beli Rumah Pertama Tanpa DP

Lukman Salasi - 29/06/2018 19:09

Beritacenter.com - Bank Indonesia (BI) memberi kelonggaran pada peraturan loan to value (LTV) atau financing to value (FTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR). Kebijakan tersebut diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kredit dan sektor perumahan.

Pada 2016 lalu, ketentuan LTV atau FTV yang dikeluarkan BI mampu meningkatkan pertumbuhan kredit atau pembiayaan pemilikan rumah yang diberikan bank. Tapi nyatanya belum optimal di tengah kondisi Indonesia yang membaik dengan risiko yang masih terjaga.

Kemudian siklus kredit properti masih berada pada fase rendah namun masih memiliki potensi akselerasi yang didukung oleh penyediaan dan permintaan terhadap produk properti yang mulai meningkat serta kemampuan debitur yang masih baik. Selain tiu, sektor properti merupakan sektor yang memiliki efek pengganda yang cukup besar pada perekonomian nasional.

"Begini, saya sampaikan bahwa untuk rumah pertama tentu tidak ada aturan untuk bersaran LTV untuk rumah pertama. Tentu masing-masing bank bisa menyesuaikan praktik menajemen risiko yang ada," Kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Jumat (29/6).

Sebelum ada relaksasi ketentuan yang ada untuk kredit rumah pertama tipe di atas 70 meter persegi memiliki LTV sebesar 85% artinya calon pembeli harus memberikan uang muka 15% kepada bank. Setelah relaksasi, jumlah uang muka bisa lebih rendah atau lebih tinggi tergantung dari kemampuan bank untuk memitigasi risiko. Aturan itu juga berlaku untuk kredit rumah susun.

Dia menjelaskan, untuk bank menyalurkan KPR harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk keamanan. Misalnya pelonggaran ini berlaku untuk bank yang memiliki rasio kredit bermasalah secara gross di bawah 5% dan NPL KPR gross di bawah 5%.

Perry menjelaskan, penyempurnaan aturan tersebut sudah sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen. Hal ini karena relaksasi tersebut juga bertujuan untuk mendorong first time buyer dan juga menstimulasi pembelian rumah untuk investasi.




Berita Lainnya

Korea Selatan Sepakat Berinvestasi di Indonesia

12/09/2018 12:15 - Indah Pratiwi

Rumah DP 0 Persen Akan Dibangun di Daerah Ini

30/08/2018 12:01 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA