Wednesday, 23 Oct 2019
Temukan Kami di :
Teknologi

Hati-hati..!, Aplikasi Android Berbahaya Diam-diam Bisa Menguras Uang Anda

Anas Baidowi - 29/06/2018 13:44

Beritacenter.COM - Pecinta smartphone berbasis Android diminta agar lebih berhati-hati dangan aplikasi yang diunduhnya. Karena ada aplikasi yang diduga secara diam-diam mencuri uang penggunanya.

Terlepas dari kenyataan Google maupun Apple sangat berhati-hati untuk memastikan PlayStore dan AppStore aman, Anda tatap wajib meneliti aplikasi yang digunakan. Terkadang beberapa perangkat lunak berbahaya membuat jalan melalui celah keamanan yang ada sehingga bisa menjebol keamanan ponsel.

Baca Juga : Kocak...! PKS Klaim Kemenangan "Pilgub Jabar" Lewat Akun Twitternya @PKSejahtera

Dikutip dari perusahaan keamanan siber, McAfee, laman GSM Arena, Jumat (29/6) melaporkan, geng kriminal siber yang diketahui bernama Asia Hit Group kembali menggunakan perangkat berbahaya yang telah digunakan di masa lalu di Google PlayStore.

Perangkat tersebut diselundupkan di PlayStore melalui sejumlah aplikasi yang tampak biasa saja. McAfee mencontohkan ringtone, senter, pemindai kode QR, dan sejenisnya.

Pada intinya, sekali berada di ponsel seseorang, aplikasi jahat pada titik tertentu akan memicu pemberitahuan "pembaruan". Tapi itu sebenarnya bukan pembaruan, melainkan tombol langganan yang reskinned. lalu langsung mendaftar pengguna untuk layanan berbayar yang tidak dikenal.

Baca Juga : Yang Kemarin Palsu, Ini Foto Asli Penampakan Bangkai Kapal KM Sinar Bangun di Dasar Danau Toba

Bukan seperti Sonvpay versi sebelumnya, yang satu ini tidak menggunakan pesan SMS. Sebaliknya, mereka menggunakan WAP billing dan pesan data over-the-air ke situs web. Berarti aplikasi tidak dapat dilihat dalam riwayat pesan pengguna.

McAfee melaporkan, aplikasi scam telah digunakan di Kazakhstan dan Malaysia. Namun jika Sonvpay mendeteksi bahwa perangkat itu tidak ada di salah satu wilayah ini, dia akan tetap mencoba mengirim pesan SMS ke layanan premium.

Kabarnya aplikasi merugikan tersebut telah online sejak Januari 2018 dan McAfee menghitung Asia Hit Group dapat merugikan pengguna smartphone Android USD60.500-145.000 dari para korban yang tidak curiga dengan aplikasinya.




Berita Lainnya

Pendiri 'GOJEK' Calon Menteri Termuda Jokowi

22/10/2019 07:23 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA