Monday, 19 Aug 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Selamatkan Rupiah, Bos BCA Minta BI Naikkan Suku Bunga

Anas Baidowi - 29/06/2018 09:19

Beritacenter.COM - Bank Indonesia (BI) diprediksi akan kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Days Repo Rate) demi mengatasi tekanan global. Pada pertengahan akhir bulan Juni 2018, Bank Sentral memang sudah menaikkan suku bunga acuna 7-Day Reserve Repo Rate sebanyak dua kali sebesar 50 basis poin jadi 4,75 persen.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan, dalam situasi rupiah terus tertekan, BI memang perlu menaikkan suku bungan acuan. Hal tersebut karena gejolak nilai rupiah mengancam laju inflasi dan akhirnya semakin memperparah daya beli masyarakat.

Baca Juga : Bandara Ngurah Rai Ditutup Akibat Hujan Abu

Lanjut Jahja, Perbankan masih punya pilihan lain untuk menggenjot pendapatan dari kredit karena diyakini volume permintaan kredit masih akan menggeliat.

"Kalau suku bunga tidak naik, kurs rupiah akan terancam, jika itu terjadi, maka bisa terjadi inflasi besar dan mengurangi daya beli masyarakat,"kata Dirut BCA Jahja Setiaatmadja.

Tapi, Jahja belum memastikan apakah BCA akan melakukan penyesuaian bunga kredit setelah suku bunga acuan naik.

Baca juga ; Tabrak Gedung di India, Pesawat Jatuh Langsung Terbakar

BCA membutuhkan waktu untuk menghitung kecukupan sumber dana dan biaya dana (cost of fund) yang mereka miliki. "Kita perlu lihat likuiditas juga. Jika naik, tidak merata, segmen kredit tertentu bisa naik, yang lain belum tentunya naik," tuturnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA