Friday, 22 Jun 2018
Temukan Kami di :
Nasional

Ini Jawaban Anies Soal Penyegelan Pulau D Yang Disebut Pencitraan

Anas Baidowi - 08/06/2018 11:18

Beritacenter.COM - Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah menyindir penyegelan pulau D reklamasi hanya pencitraan dan menuntaskan janji politik. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku bahwa langkah yang diambil tepat kerena terbukti ada pelanggaran.

Menurut Anies, jika IMB tidak ada dan ada bangunan, "Terus gimana?,Apakah gubernur harus diam saja?, kalau ada seperti itu ya harus ditindak, justru gubernur keliru kalau mendiamkan," jelas Anies di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (8/6).

Lanjut Anies, penyegelan Pulau D Reklamasi Teluk Jakarta sebagai upaya Pemprov dalam melakukan penegakan aturan.

Baca Juga: KPK Panggil Ulang Ketua DPR Pagi Ini

"Itulah sebanarnya, malah kita harus lebih fokus karena saya fokusnya penindakan pada penegakan aturan, ya itualah jawabannya," katanya.

Ia menambahkan, 934 bangunan di Pulau D akan disegel dulu. Setelah ada badan pelaksana reklamasi sesuai amanat Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta, baru kemudian akan disusun rencana untuk wilayah pesisir dan pulau-ppulau kecil. Mulai dari penentuan zonasi sampau bentuk jalannya.

"Dari rencana itulah kemudian diterjemahkan dalam tata ruang yang nanti akan diperdakan. Nah dari sana baru kemudian kita bicara tentang bangunannya, mana zona hijau, mana zona biru, mana tempat untuk fasilitas sosial fasilitas umum, jalannya bentuknya bagaimana, lebarnya berapa, itu semua harus ditentukan dulu lewat perda rencana tata ruang zonasi," jelas Anies.

Baca Juga: BIN Benarkan Pernyataan Sandiaga Soal Masjid Yang Terpapar Radikalisme

Inas Nasrullah sebelumnya menyebut ada lobi-lobi di balik penyegelan pulau itu. Kemudian ia mengungkit janji politik Anies saat kampanye terkait penghentian reklamasi. Inas mengatakan semua pulau di telu reklamasi perlu dihentikan.

Inas juga mempertanyakan alasan Anies tak menyegel seluruh pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Sebab, dalam kampanyenya, Anies dan Sandi menolak adanya reklamasi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA