Monday, 30 Mar 2020
Temukan Kami di :
Ekonomi

Presiden Jokowi Minta PM India Revisi Bea Masuk Sawit Yang Tinggi

Anas Baidowi - 30/05/2018 15:21

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung bea masuk kelapa sawit yang semakin tinggi, dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Mengingat India saat ini resmi menaikkan tarif impor kelapa sawit yang masuk ke negaranya hingga tiga kali lipat. Sementara kebijakan itu, merugikan Indonesia karena India jadi negara terbesar ekspor sawit dan turunannya.

"Secara khusus, saya juga meminta perhatian PM Modi mengenai tingginya atas produk kelapa sawit di Indonesia dan beliau tadi menyanggupi untuk melihat dari masalah-masalah yang tadi kita sampaikan," tutur Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/5).

Baca Juga: Jokowi : Yakin Sinergi Kuat TNI, Polri dan BIN Dapat Jaga Keamanan Selama Idul Fitri

Dikesempatan itu juga, Presiden Jokowi juga membuka diri untuk para investor India. Ia mengajak, untuk turut serta dalam menginvestasikan dalam pembangunan berbagai infrastruktur, seperti pelabuhan dan bandara, serta industri farmasi khususnya obat yang belum dapat diproduksi di Indonesia.

Hubungan Indonesia dengan India yang terus meningkat, menurut Jokowi, dibuktikan juga dengan membuka penerbangan langsung pertama kalinya dari Indonesia ke India. Yakni maskapai Garuda, membuka rute Bali ke India.

"Saya menyambut baik penerbangan langsung Garuda Indonesia dari Bali ke Mumbai, yang dimulai April 2018. Potensi konektivitas udara sangat besar dan kita berharap, kiranya dapat dipertimbangkan kembali penambahan jumlah hak angkut, sehingga mencerminkan perkembangan interaksi ekonomi," tuturnya.

 




Berita Lainnya

Pendapatan Driver Online dan Ojol Anjlok

18/03/2020 18:46 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA