Thursday, 16 Aug 2018
Temukan Kami di :
News

Ada Yang Berbeda Dalam Aktivitas Gunung Merapi

Indah Pratiwi - 26/05/2018 08:09

Beritacenter.COM - Aktivitas Gunung Merapi di DIY merupakan material letusan yang keluar saat erupsi pada Senin (21/5/2018) kemarin. Namun, komponen baru berasal dari dalam. Hal itu memperlihatkan dimulainya awal letusan magmatik dan berakhirnya fase erupsi freatik.

Selain itu, yang terjadi pada erupsi 11 Mei lalu, merupakan material lama yang ada di permukaan, Sabtu(26/5).

Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaidah mengatakan hingga saat ini masih terus memantau aktifitas Gunung Merapi setelah dinaikan statusnya dari aktif Normal (level 1) menjadi Waspada (level II). Hasil analisis, pada letusan 21 Mei 2018 memiliki kadar asam yang lebih tinggi dibanding material letusan 11 Mei 2018.

“Material yang ditemukan berbeda. Hasil pengujian erupsi Senin (21/5/2018) berasal dari dalam yang didominasi material magmatik, sedangkan yang 11 Mei material dari permukaan,” kata Hanik saat memberikan keterangan pers di Kantor BPPTKG DIY, Jalan Cendana Yogyakarta, Jumat (25/05/2018) malam.

Hasil ini menunjukkan indikasi proses awal magma menuju ke permukaan. Namun hal itu perlu ditambah dengan pengamatan lain, seperti data tingkat deformasi, seismik, dan pengamatan visual untuk memperkuatnya.

“Letusan tanggal 21 Mei diindikasikan menuju proses awal letusan magmatik,” ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA