Wednesday, 17 Oct 2018
Temukan Kami di :
Opini

Kisah Orang Non Muslim Ikut Puasa Selama Sebulan Penuh, Ini Katanya...

Indah Pratiwi - 24/05/2018 15:48

Beritacenter.COM - Seorang pria non muslim asal Skotlandia yang bertempat tinggal di Abu Dhabi, Ewan John Findlay mengakui bahwa ia mengikuti puasa Ramadhan telah lama dan kali ini ikut puasa sebulan penuh.

"Semua usaha saya berpuasa sejak 2013 selalu berakhir di tengah hari. Tapi, akhirnya, saya berhasil puasa penuh satu bulan pada Ramadan 2017," kata Ewan John Findlay, dikutip Dream dari laman Gulf News, Kamis(24/5/2018).

Ia mengaku sudah tinggal di Abu Dhabi selama 9 tahun. Selama menetap di Abu Dhabi, ia mengalami banyak mengalami masa-masa sulit, sebab ia belum pernah berpuasa. Oleh itu, tahun ini ia merasa yakin akan mampu puasa sebulan penuh untuk kedua kalinya dari tahun sebelumnya.

"Alasan utama saya untuk berpuasa adalah membalas budi negara ini yang telah menggaji saya selama sembilan tahun terakhir. Negara ini telah memberikan rasa hormat dan penghargaan penuh atas apa yang saya lakukan," kata Findlay, yang bekerja sebagai tenaga ahli di Abu Dhabi.

Dalam kehidupan yang ia jalani, kata dia, selau menghormati agama dan budaya negara lain. Dia mengaku begitu tertarik dengan dunia Islam. Sebab, baginya Islam sangat menginspirasi.

“Agama adalah tentang kebersamaan. Ramadan adalah contoh terbaik tentang kebersamaan di dunia. Pemahaman yang lebih baik dari semua budaya dan keyakinan ini bisa menghentikan perang," jelasnya. Dan Findlay.

"Hari pertama sangat sulit. Kesulitan itu semakin terasa dalam tiga hari pertama karena pola tidur yang terganggu. Sulit untuk mengingat semua aturan yang terkait dengan puasa," ujarnya.

Findlay rupanya mendapat dukungan dari istri dan teman-temannya untuk menjalankan puasa. Ia juga dapat mengontrol diri dan memiliki rasa sifat empati saat melakukan puasa.

"Kontrol diri dan rasa hormat serta penghargaan untuk Ramadan dari hati paling dalam juga membantu saya dalam mengatasi kesulitan itu," jelasnya.

Di Abu Dhabi, ia bekerja hanya 6 jam dalam sehari. “ Saya bangun jam 3.30 pagi bersama istri. Kami makan dan minum sampai beberapa menit sebelum Subuh," katanya. Setelah makan sahur, Findlay kembali tidur sampai jam 7.30 pagi, sebelum bangun untuk bekerja dari jam 8.30 pagi hingga 2.30 sore.

Dalam rangka mengikuti puasa sebulan penuh, ada banyak manfaat yang ia rasakan selama mengikuti puasa. " Ramadan juga membawa kebersamaan kepada semua orang. Saya merasakannya dari hati. Dengan alasan kesehatan, saya merasa lebih berenergi setelah melewati minggu pertama. Bagian terpenting selama Ramadan adalah kebersamaan - saling membantu dan memberi kepada mereka yang membutuhkan," katanya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA