Friday, 22 Jun 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Diancam Akan Bernasib Seperti Libya, Korut Mulai Naik Pitam

Indah Pratiwi - 24/05/2018 13:26

Beritacenter.COM - Dalam kasus bergulir terkait nuklir Korea Utara(Korut) hingga kini terus berlanjut yang membuat Wakil Presiden Amerika Serikat(AS) Mike Pence menyebut Korut akan bernasib seperti Libya yang dipimpin oleh Kolonel Muamar Khadaffi.

Dilansir Fox News yang disiarkan, Korea Utara mengatakan bahwa Wakil Presiden AS Pence kurang ajar, dungu dan bodoh.

Baca Juga :

Menanggapi pernyataan Wapres AS, kantor berita KCNA, Wakil Menteri Luar Negeri Korut Choe Son-hui mengatakan bahwa Korut mengecam keras komentar Pence. Perkataan Wapres AS itu memunculkan permusuhan dan kurang ajar.

"Sebagai orang yang terlibat dalam urusan AS, saya tidak dapat menekan keterkejutan saya atas pernyataan dungu dan bodoh seperti itu keluar dari mulut wakil presiden AS," kecam Choe.

"Dalam hal ini AS menentang niat baik kami dan berpegang pada tindakan yang melanggar hukum dan keterlaluan, saya akan mengajukan saran kepada pimpinan tertinggi kami untuk mempertimbangkan kembali pertemuan puncak DPRK-AS," lanjut Choe.

Korut meragukan pertemuan antara Kim Jong Un dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura. Wakil Menteri Korut memperingatkan bahwa negaranya akan membatalkan pertemuan penting apabila AS masih bersikeras secara sepihak untuk memaksa Korut meninggalkan program nuklirnya.

"Jika Amerika Serikat mencoba untuk mendorong kita ke sudut untuk memaksa pengabaian nuklir sepihak kami, kami tidak akan lagi tertarik pada dialog semacam itu," kata Kim.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA