Wednesday, 17 Oct 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Kerusuhan Gaza Tewas 60 Orang Palestina, Erdogan "Geram" Usir Dubes Israel Dari Turki

Indah Pratiwi - 16/05/2018 08:56

Beritacenter.COM - Kerusuhan terus terjadi di perbatasan Gaza antara tentara Israel dengan warga Palestina. Dan tidak sedikt warga Palestina kehilangan nyawa.

Hal ini membuat geram Turki. Turki mengambil tindakan tegas dengan mengusir dubes Israel dari negaranya, Selasa (15/5/2018). Turki menjadi salah satu negara paling lantang mengecam Israel dan pemindahan kedutaan AS.

Presiden Tayyip Erdogan menyebut pertumpahan darah pada Senin, yang paling mematikan bagi warga Palestina sejak perang Gaza pada 2014, pemunahan dan menyebut Israel negara teroris. Pemerintahannya menyatakan tiga hari berkabung.

Baca Juga  :

"Duta Besar Israel diberitahu bahwa utusan kami untuk Israel dipanggil kembali untuk konsultasi dan diberitahu bahwa akan lebih baik baginya untuk kembali ke negaranya untuk beberapa waktu," kata sumber Kementerian Luar Negeri Turki, sebagaimana dikutip Antara dari Reuters, Selasa(16/05/2018).

Juru bicara pemerintah Bekir Bozdag mengatakan kepada parlemen bahwa Turki menganggap Amerika Serikat sama-sama bertanggung jawab atas kekerasan pada Senin.

"Darah orang-orang Palestina yang tidak bersalah ada di tangan Amerika Serikat. Amerika Serikat adalah bagian dari masalah, bukan solusi," kata Tayyib Erdogan.




Berita Lainnya

Pernyataan Arab Saudi Terkait Kematian Khashoggi

16/10/2018 12:48 - Sari Intan Putri

Arab Saudi Dituduh Media AS Pembunuh Khashoggi

16/10/2018 06:44 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA