Wednesday, 17 Oct 2018
Temukan Kami di :
Entertainment

Alasan Ustadz Somad Bom Bunuh Diri di Surabaya Tidak Mati Syahid

Indah Pratiwi - 15/05/2018 16:47

Beritacenter.COM - Kasus bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya menurut Ustazd Abdul Somad bahwa pelaku teror bom bunuh diri bukanlah tergolong orang-orang yang mati syahid. Menurut ulama kondang asal Riau itu mengatakan bahwa telah terjadi pemahaman yang salah dan keliru yang menganggap bunuh diri yang mengorbankan pemeluk agama lain adalah mati syahid.

Menurut Ustadz Abdul Somad menjelaskan orang yang mati syahid ialah orang yang meninggal di medan perang melawan kaum kafir yang membinasakan Islam. Bukan di negeri yang damai seperti di Indonesia ini, Selasa(15/5).

Baca Juga :

"Kalau di Palestina, di wilayah perang, mereka bunuh diri untuk menyerang Israel, itu baru mati syahid. Kalau yang dilakukan di Surabaya itu bukanlah mati syahid. Karena negeri kita ini negeri yang damai dan rukun antarumat beragama," kata Ustaz Somad saat memberikan ceramah di Riau, Selasa (15/5) pagi, yang disiarkan langsung melalui Instagram resmi Ustaz Somad.

Mati syahid , kata Ustadz Somad, pada zaman nabi ketika tentara Islam kalah dalam Perang Uhud. Saat itu Nabi mengatakan, tentara Islam yang meninggal di tangan tentara kafir Quraish akan bertemu Nabi di surga karena mati syahid.

Ustaz Somad mengklarifikasi tentang video ceramahnya yang dipotong oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Ustaz Somad disebut telah memotivasi orang untuk bunuh diri.

"Video ceramah saya itu dipotong dan mengatakan Ustaz Abdul Somad telah memotivasi orang bunuh diri. Itu dalam konteks apa? Syahid kalau mati di medan perang melawan orang kafir yang hendak membinasakan Islam. Tapi tidak apa-apa. Saya anggap saja iklan gratis. Karena orang akan mencari video lengkap saya dan paham kalau saya bukanlah ustaz yang radikal," ujar Ustaz Somad.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA