Sunday, 21 Jul 2019
Temukan Kami di :
News

Ustadz Maaher, Sebut "Gerombolan Monyet Berseragam Bencong" Terkait Kerusuhan Di Mako Brimob

Indah Pratiwi - 12/05/2018 07:12

Beritacenter.COM - Kejadian yang mengakibatkan anggota polisi gugur dalam Kerusuhan yang terjadi di Rutan Salemba cabang Mako Brimob , Kelapa II, Depok, Jawa barat, membuat luka yang mendalam dikeluarga korban.

Tidak hanya keluarga korban, Korps Bhayangkara juga merasakan hal yang sama mereka kehilangan rekan-rekannya dengan cara mengenaskan. Di dalam kondisi berduka, postingan salah satu Ustadz membuat gempar.

Ustadz Maaher At-Thuwailibi, memposting terkait kerusuhan yang berada di Mako Brimob yang newaskan lima naggota polisi gugur dan satu napi teroris tewas, Selasa (08/05/2018).


Ustadz Maaher dalam postingannya seolah-olah menggambarkan napi teroris adalah sebagai "pahlawan" dan polisi sebagai "gerombolan monyet berseragam bencong".

Postingan ustadz yang disebut-sebut dikontrak salah satu stasiun TV untuk mengisi acara Ramadhan itu telah dihapus. Namun, postingan tersebut sudah di-screenshot warganet dan membagikannya kembali di media sosial.

Inilah postingan Ustadz Maaher , yang menghina aparat kepolisian dalam kejadian di Mako Brimob :

INFO HANGAT YANG VIRAL DI ‘ALAM GHAIB’ SEJAK TADI MALAM

Terjadi pertempuran hebat antara sejumlah pasukan menyerupai pahlawan melawan gerombolan monyet bencong yang dihadapi ‘mujtahid’ oleh mufti tower Cileungsi. Antara pasukan mirip pahlawan dan grombolan monyet berseragam bencong itu terjadi baku hantam dan rebutan bambu runcing.

Kabar sementara yang beredar, satu orang di antara pasukan berjubahkan pahlawan dari bumi lancang kuning gugur dijemput makhluk surgawi ke alam kebahagiaan abadi. 16 ekor monyet berseragam bencong dikabarkan tewas mengenaskan.

Walhamdulillah, walaupun banyak diantar media bencong mengabarkan tidak ada korban dan hanya sekedar luka. Hakikat berita ini Allahu A’lam. Apakah fakta ini benar dan real adanya, ataukah hanya settingan menjelang pesta demokrasi di tahun depan, ataukah ada kaitannya dengan anjloknya nilai harta berharga di negara boneka Wallahu ‘Allimu A’lam.

Yang pasti, saya hari ini turut senang dan gembira, Wallahi saya sangat senang. Minimal berkuranglah populasi monyet berseragam bencong di negeri ini yang eksistensinya hanya menjadi malapetaka dan marabahaya untuk kehidupan manusia dan perawatan dunia

Jika berita bahwa pasukan monyet berseragam bencong tewas ini adalah benar dan real adanya (yakni bukan permainan atau settingan menjelang pesta demokrasi di tahun depan), lalu ada orang yang tidak gembira dengan kenyataan ini maka ketahuilah dia MUNFIQ! Walaupun pun tentunya bisa jadi mereka akan lebih brutal dari zaman pemerintahan “raja ber-kharisma” sebelum negeri seribu satu sampah dipimpin boneka kayu peliharaan si tua bangka.

@Ustadz Maaher Maaher At-Thuwailibi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA