Tuesday, 27 Jul 2021
Temukan Kami di :
Politik

Politikus Gerindra : PAN Merupakan "Partai Bunglon"

Indah Pratiwi - 25/04/2018 17:35

Beritacenter.COM - Partai Amanat Nasional belum memastikan bergabung dengan koalisi Jokowi ataupun Prabowo dalam Pilpres 2019. Hal ini membuat kalangan menilai PAN melakukan politik dua kaki.

Hal ini juga diungkapkan oleh Politikus Gerindra Arief Poyuono menyebut PAN merupakan partai bunglon. PAN dianggap tak konsisten karena membuka peluang berkoalisi dengan Gerindra, meski saat ini berada di pemerintahan.

"PAN ini kan kalau dilihat dari persahabatannya, kurang kental. PAN ini kan partai politik koalisinya Joko Widodo. Mau enggak mau PAN bukan dalam kategori partai di luar pemerintahan. Bunglon," tegas Arief saat dihubungi, Rabu (25/04/2018).

Baca Juga :

Arief menyebutkan petinggi PAN juga tampak masih belum satu suara. Itu terlihat dari posisi politik Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"PAN itu kan, Pak Amien Rais di barisan kami. Zul (Zulkifli Hasan) kan masih di barisan sana (pemerintah) karena takut KPK membuka kasus dia," tuding Arief.

Arief mengklaim Gerindra sangat siap menghadapi Pilpres 2019 hanya bersama PKS. Kedua partai disebut merupakan sahabat dekat.

"Siap dua partai. Di Jakarta kan kami diremehkan, tapi buktinya menang," ucap dia,

Arief juga tak ambil pusing soal kebutuhan logistik Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto guna menghadapi pilpres. Sebagai partau besar, kata dia, Gerindra punya modal cukup.

"Gerindra sudah ada di seluruh Indonesia, kan partai besar. Logistiknya Pak Prabowo itu dari masyarakat, secara sukarela. Logistiknya Pak Prabowo bukan dari duit maling. Beda kalau dari sebelah. Saya enggak tahu," ucap dia.




Berita Lainnya

MANUVER "PKS" DI SAAT-SAAT OKSIGEN LANGKA

14/07/2021 08:51 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA