Tuesday, 19 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Polres Malang Terjunkan 'Polisi RW', Jaga Kambtimas Jelang Pilkada 2018

Untuk satu anggota memiliki tanggung jawab dan menjaring komunikasi dengan tokoh masyarakat, agama, serta elemen lain di satu RW, dibuat juga grup Whatsapps, untuk memudahkan komunikasi

Aisyah Isyana - 19/04/2018 11:53

Beritacenter.COM - Guna menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas) jelang Pilwali dan Pilgub Jatim 2018, jajaran Polres Malang Kota akan menggerakkan polisi rukun warga (RW) guna membangung komunikasi langsung dengan masyarakat.

"Untuk satu anggota memiliki tanggung jawab dan menjaring komunikasi dengan tokoh masyarakat, agama, serta elemen lain di satu RW, dibuat juga grup Whatsapps, untuk memudahkan komunikasi," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, Kamis (19/4/2018).

Asfuri menjelaskan, kehadiran Polisi RW tak hanya untuk membangun interaksi dengan masyarakat, namun juga menjalankan fungsi intelijen guna mendeteksi dini informasi yang berkembang di masyarakat, terutama terkiat situasi kamtibmas jelang Pilkada.

"Mampu mencegah, merespon situasi di lingkungan RW, dimana menjadi tanggung jawabnya. Dan dengan cepat menginformasikan segala situasi kepada ke pimpinan," ungkap Asfuri.

Baca juga :

Menurutnya, kehadiran Polisi RW ini akan menjalankan fungsi Sabhara dan Binmas, yakni melakukan patroli, penyuluhan dan himbauan kepada masyarakat. Dalam hal ini, polisi RW akan dituntut untuk memiliki kemampuan menyelesaikan masalah dan penanganannya di wilayah tanggung jawab mereka masing-masing.

"Harus sigap dan mampu mengatasi masalah di wilayah RW yang menjadi tanggung jawabnya. Tentunya bekerjasama dengan kelompok masyarakat dan Ketua RW serta RT di lingkungan itu," tandas Asfuri.

Asfuri mengatakan, pihaknya juga akan mencanangkan Polisi Masjid yang mengemban tugas untuk menjalin komunikasi dengan para ulama dan remaja masjid. "Keduanya ditopang dengan Tim Cyber Troop yang membantu informasi pada dunia maya," beber Asfuri.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menambahkan, terdapat sedikitnya 1.500 personel polisi lintas satuan yang akan terlibat dalam program Polisi RW yang kinerjanya akan dievaluasi setiap tiga bulan.

Menurutnya, kinerja Polisi RW ini akan dilihat dari indikator penilaian yang meliputi tingkat kunjungan langsung ke masyarakat, frekuensi laporan, serta inovasi yang dibuat. "Bagi polisi RW yang sudah melakukan tugas dengan baik akan diberi penghargaan," ungkap Asfuri.

Asfuri juga menekankan kepada personel yang tergabung dalam Polisi RW untuk bersikap netral dan tidak mendukung salah satu pasangan calon selama momen Pilkada.

"Saya tekankan bahwa polisi tugasnya adalah mengamankan wilayah, tidak boleh kampanye," tandasnya.




Berita Lainnya

Jokowi Sambangi Korban Gempa Sulbar Hari Ini

19/01/2021 10:00 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA