Friday, 21 Sep 2018
Temukan Kami di :
Politik

Hari Ini Elektabilitas Prabowo Melorot, Jokowi Naik

Anas Baidowi - 16/04/2018 15:21

Beritacenter.COM Direktur Riset Media Survei Nasional (Median) Sudarto membeberkan hasil survei nasional yang digelar oleh pihaknya. Dalam rilis hasil survei tersebut, ditemuikan elektabiltas calon presiden dan wakil presiden 2019 mendatang, dimana elektabilitas Joko Widodo tetap paling unggul bila dibanding dengan para kandidat lain.

Survei digelar pada 26 Maret-6 April 2018 dengan 1.200 responden di Indonesia. Sampel dipilih secara random. Margin of error survei sebesar +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sudarto menjelaskan bahwa dalam survei yang dilakukan ditemukan elektabilitas Jokowi berada di angaka 36,2 persen disusul Prabowo Subianto dengan perolehan angaka 20,4 persen, lalu Jusuf Kalla  4,3 persen dan Anies Baswedan 2 persen.

"Survei dimulai dengan mengukur elektabilitas tokoh yang paling tepat menjadi capres. Pak Jokowi masih unggul 36,2 persen, disusul dengan Pak Prabowo 20,4 persen, dan nama kandidat lainnya," kata Sudarto, saat merilis hasil survei di kawasan Cikini Jakarta Pusat  Senin (16/4/2018).

Sudarto melanjutkan Survei tersebut dilanjutkan mengukur tren elektabilitas masing-masing. Pada tahap ini ujar Sudarto, elektabilitas Jokowi, Gatot Nurmantyo, Jusuf Kalla, Muhaimin Iskandar, hingga Tuan Guru Bajang mengalami kenikan.

"Pada Tahap ini Jusuf Kalla  dari 2,2 persen menjadi  4,3 persen, 

Kemudian  Muhaimin Iskandar dari 0,2 persen  naik menjadi  1,9 persen, kalau Gatot Nurmantyo dari 5,5 persen  menjadi 7 persen. Joko Widodo dari  35,0 persen jadi 36,2 persen. TGB Zainul dari 0,8 persen menjadi  jadi 1,5 persen dan yang terakhir adalah Anis Matta dari 1,5 persen menjadi 1,7 peraen," bebernya 

Kemudian pada tahap ini juga ada beberapa tokoh  yang ternyata elektabilitasnya mengalami kemerosotan  yakni Anies Baswedan dari angaka 4,5 persen  turun menjadk 2,0 persen Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari 3,3%  menjadi 1,8% Prabowo Subianto dari 21,2 persen merosot kenangan 20,4 persen dan Hary Tanoesoedibjo dari 1,7 persen menjadi 1,6 persen.




Berita Lainnya

Prabowo: Capres Yang Sulit Dicari Prestasinya

21/09/2018 13:51 - Lukman Salasi

Berapa Lama Kampanye Pilpres Akan Berlangsung?

21/09/2018 13:27 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA