Friday, 20 Jul 2018
Temukan Kami di :
Kriminal

Bejad...! KKB Perkosa Dan Bunuh Guru Kontrak Di Tembagapura

Astaga kelakuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin menjadi-jadi kali ini anggota KKB melakukan pembunuhan seorang guru kontrak. Sebelum, melakukan pembunuh anggota KKB ini memperkosa guru tersebut.

Indah Pratiwi - 14/04/2018 08:02 Ilustrasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

Beritacenter.COM - Astaga kelakuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin menjadi-jadi kali ini anggota KKB melakukan pembunuhan seorang guru kontrak. Sebelum, melakukan pembunuh anggota KKB ini memperkosa guru tersebut.

korbannya adalah seorang guru yang sedang melaksanakan tugas mulia untuk bangsa Papua. Peristiwa ini terjadi di Oponi kampung Arwanop distrik Tembagapura, Jumat (13/04/2018).

Menurut Kepala Desa Arwanop saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan bahwa terjadi kasus pembunuhan terhadap seorang guru kontrak di Oponi Kampung Arwanop.

"Pembunuhan yang terjadi di Oponi terhadap seorang guru kontrak dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata", ungkapnya.

Menurut keterangan Kepala Desa tersebut, sebelum melakukan pembunuhan, guru tersebut diperkosa oleh mereka (KKB), saat itu masyarakat Oponi sedang melakukan kegiatan bakar batu dalam rangka perpisahan antara masyarakat Opitawak dan Banti yang mengungsi ke Arwanop.

"Mereka (KKB) melakukan pemerkosaan secara bergiliran terhadap seorang guru oyame (pendatang) dan setelah itu mereka membunuhnya, kata salah seorang warga kampung kepada dirinya," terang Kepala Desa.

Ditempat berbeda CLO PT. Freeport (Humas) Bapak Yoyok saat dikonfirmasi tentang bagaimana keadaan guru-guru kontrak yang bertugas di Arwanop, Yoyok mengatakan saat ini masih ada guru kontrak yang bertugas di sana, dan rencananya akan dilakukan evakuasi segera mungkin.

"Saat ini masih ada sebanyak 16 guru kontrak yang bertugas di Arwanop, dengan adanya peristiwa ini ke 16 guru tersebut akan kita evakuasi menggunakan helycopter milik PT. Freeport," terangnya.

Informasi yang berhasil dihimpun dari warga setempat, bahwa saat acara bakar batu yang dilakukan oleh masyarakat setempat tiba-tiba sekelompok orang memasuki Oponi dan melakukan pemerkosaan terhadap seorang guru oyame (pendatang dari Ambon) secara bergantian, setelah itu mereka (KKB) membunuhnya.

Perbuatan keji dan tak manusiawi ini sudah sering terjadi dilakukan oleh KKB terhadap guru-guru yang bertugas di pedalaman.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA